"Kita berpikir coba bisa nggak pinjam Asrama Haji (Pondok Gede) yang kosong, kan kosong di sana, termasuk kemah Cibubur," kata Ahok di kantornya Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Senin (20/1/2014).
Menurutnya, jika para pengungsi berada dalam satu tempat seperti asrama Pondok Haji dan Bumi Perkemahan Cibubur, maka penanganannya lebih mudah. Satu tempat lagi yang diusulkan adalah Ragunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mengatakan solusi itu harus berani diambil oleh Pemprov DKI, selain untuk memudahkan bantuan, juga agar pengungsi tak seenaknya tinggal di emperan toko, jalan atau tempat lain.
"Kalau mau beres-beres ya sudah (di rumah) tapi ibu dan anak-anak bawa (ke pengungsian). Kalau mau makan gratis ya makan aja di perkemahan. Kita lagi pikir begitu, kalau nggak bisa nggak kekontrol. Misal ada bantuan makanan kamu mau kirim ke mana?" ujarnya.
Soal keamanan rumah yang ditinggal karena terendam banjir, Ahok mengatakan ada polisi dan TNI yang bisa berjaga. Begitu banjir surut, warga bisa kembali ke rumah masing-masing.
"Memang (mengungsi) ke Cibubur mereka nggak bisa kerja, tapi kan emang sekarang nggak bisa kerja juga," ucapnya.
Lalu bagaimana memindahkan pengungsi ke 3 lokasi tersebut?
"Pakai bus dan truk, nggak masalah. Sekarang kamu mau ngungsi ke mana? Listrik juga lagi dimatikan, dinyalain kamu kesetrum juga," jawab Ahok.
(bal/fdn)










































