Soal Sodetan Ciliwung, Ini Pembagian Kerja Pemerintah Pusat dan Daerah

Soal Sodetan Ciliwung, Ini Pembagian Kerja Pemerintah Pusat dan Daerah

Nur Khafifah - detikNews
Senin, 20 Jan 2014 19:38 WIB
Soal Sodetan Ciliwung, Ini Pembagian Kerja Pemerintah Pusat dan Daerah
Bogor - Pembangunan sodetan Ciliwung Cisadane akan segera dilakukan. Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat dan pemerintah pusat akan bekerjasama dalam merealisasikan bangunan yang diharapkan dapat menjadi solusi banjir di Jakarta dan sekitarnya tersebut.

"Saat ini (sedang digarap) detail desain dan pembebasan lahan," kata Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Muhammad Hasan di Bendung Katulampa, Jl Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2014).

Kementerian PU akan menyerahkan persoalan pembebasan lahan kepada pemerintah daerah. Wewenang tersebut akan diatur dalam Permen PU.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan menerbitkan Permen PU yang memberikan kewenangan kepada kabupaten/kota untuk pengelolaan situ, pengerukan dan pembersihan serta pembebasan lahan," papar Hasan.

Sementara pembangunan fisik akan didanai oleh kementerian tersebut. "Anggaran oleh APBN Kemen PU. Jika disetujui oleh DPRD juga akan ditanggung oleh Pemprov DKI," katanya.

Sodetan Kali Ciliwung Cisadane akan dibangun sepanjang 1,2 km. Kapasitas hilir Cisadane sebanyak 1.900 meter kubik per detik. Sementara pada puncak banjir Cisadane terisi sebanyak 1.550 meter kubik per detik.

"Masih ada space 200-300 lebih. Kita merancang sodetan, dulu dirancangnya 600 meter kubik per detik. Tapi bisa mengakibatkan banjir, jadi kita turunkan 300, kemudian jadi 200," jelasnya.

Rencananya pembangunan fisik akan dimulai pada awal tahun 2015. Sedangkan masalah pembebasan lahan akan mulai dilakukan tahun ini.

Namun rencana pembangunan ini belum final. Sebab Bupati dan Walikota Tangerang belum menyepakati pembangunan yang akan berdampak ke wilayahnya ini.

(kff/trw)


Berita Terkait