"Gunakan sepertiga kekuatan untuk membantu (di lokasi bencana), sepertiga latihan, dan sepertiga stand by. Apabila jumlah tidak cukup, saya akan meminta agar Kostrad dan Kopassus untuk memberi perkuatan," ujar Budiman di Ruang Bina Yuda 2, Mabes TNI AD, Jl Veteran 3, Jakarta Pusat.
Budiman mengatakan hal ini saat video conference dengan 13 Pangdam seluruh Indonesia terkait koordinasi bencana. Menurutnya, penambahan kekuatan personel diperlukan karena hujan di Jakarta masih akan terus berlanjut beberapa hari ke depan dan banjir yang masif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berkoordinasi dengan Pangdam Jaya yang diwakili Kasdam Jaya Brigjen Teddy Lakhsmana, Budiman meminta untuk lebih transparan dalam penyaluran bantuan. Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapat informasi yang jelas.
"Tolong laporan pertanggungjawabnya secara online. Kalau ada yang tidak mau disebutkan namanya, totong catat tanggal, jam pemberian bantuannya agar transparan. Supaya orang yang membantu dan masyarakat jadi lebih percaya," pungkasnya.
(dha/rmd)











































