Seorang warga setempat, Armunanto, mengatakan, banjir sudah menggenangi perumahan tersebut sejak Jumat 17 Januari 2014. "Ketinggian banjir sekarang sudah selutut atau sekitar 50 cm," ujar Armunanto kepada detikcom, Minggu (19/1/2014).
Banjir sudah menggenangi jalan di perumahan. Motor tidak dapat melintas di perumahan. Sementara warga mengandalkan becak sebagai transportasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Armunanto mengatakan, banjir yang menggenangi perumahan tersebut diakibatkan air sungai di dekat perumahan yang meluap. Selain itu, hujan yang turun terus-menerus sejak beberapa hari ke belakang, membuat perumahan tersebut tergenang banjir.
"Hujan tidak berhenti sejak pagi. Sekarang masih hujan disertai angin kencang," kata Armunanto, pukul 13.20 WIB tadi.
Banjir tidak hanya membuat akses di perumahan terputus. Namun air banjir juga sudah memasuki rumah-rumah warga. Meski demikian, sejumlah warga masih bertahan di lantai 2 rumahnya.
"Belum ada yang evakuasi," tutup Armunanto.
Banyak warga Bekasi yang melaporkan banjir di wilayahnya kepada redaksi detikcom. Misalnya Eky Rendra. "Daerah Duren Jaya Bekasi Timur saat ini masih terendam banjir setinggi paha orang dewasa, dan sampai saat ini hujan masih turun deras," lapornya.
Warga perumahan Graha Taman Kebayoran Bekasi, Mirza Dirgantara, juga melaporkan banjir di daerahnya. "Banjir yang melanda kawasan kami sudah mencapai pangkal paha orang dewasa. Lokasi kami berseberangan dengan Perumnas 3 Bekasi, di mana ketinggian air di sana sudah mencapai dada orang dewasa," tulisnya lewat surat elektronik.
(mei/nrl)










































