Terima LPJ, Mayoritas PWNU Dukung Duet Sahal-Hasyim
Selasa, 30 Nov 2004 01:05 WIB
Boyolali - Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi ditanggapi positif oleh muktamirin. Tidak itu saja, mayoritas Pengurus Wilayah NU menyampaikan dukungannya atas pencalonan mantan Cawapres Megawati ini.Demikian hasil akhir pemandangan umum muktamirin terhadap LPJ Hasyim Muzadi yang dipaparkan pimpian sidang Hamid Usman di Ruang Mudzalifah Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin (29/11/2004) malam.Dari hasil pemandangan umum 30 PWNU dan 4 PC Istimewa (luar negeri) ini, tidak ada satu pun perwakilan yang menolak LPJ. Sebanyak 29 menyatakan menerima LPJ dengan bulat dan 5 lainnya menerima dengan catatan.Kemudian sebanyak 26 perwakilan menyebut nama Ahmad Sahal Mahfud - Hasyim Muzadi sebagai pucuk pimpinan PBNU, sebanyak 7 perwakilan tidak menyebut nama. Satu lainnya tidak menyebut nama secara langsung, tapi mengatakan mengikuti pernyataan sebelumnya.Dalam acara pemandangan umum yang berlangsung selama tiga jam itu, para muktamirn selalu bergemuruh ketika perwakilan tertentu menyatakan menerima dan kembali mencalonkan duet Sahal - Hasyim. Karena itu, begitu ada perwakilan yang kelihatan berbelit-belit menyatakan sikap, mereka langsung meneriaki dan meminta mundur.Sebagian besar perwakilan mengatakan duet Sahal - Hasyim telah sukses membawa NU lebih baik dibanding sebelumnya. Tapi mereka memiliki paramater yang berbeda-beda. Ada yang melihat dari sisi keorganisasian, penyebarluasan pengaruh NU, atau persoalan dana."Kami merasa berterima kasih karena PBNU periode lalu mampu memberikan sumbangan materi demi pembangunan gedung. Selain itu, pengurus juga seringkali berkunjung ke daerah. Utamanya ke luar Jawa," kata perwakilan dari PWNU Riau disambut tepuk tangan muktamirin.Sementara perwakilan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat menyatakan kepemimpinan Sahal - Hasyim berhasil membersihkan unsur trah yang selama ini sering diungkit-ungkit di kalangan NU. "Pengurus telah mampu meninggalkan sistem dinasti yang begitu kuat," kata mereka.Pada session sebelumnya, 13 perwakilan telah membacakan sikapnya (29/11) sore. Acara pemandangan umum sempat tertunda karena ada ceramah dan dialog. Setelah itu, pemandangan umum dilanjutkan mulai pukul 21.00 WIB dan berakhir pada pukul 00.09 WIB.Sebelum meninggalkan ruangan para muktamirin diperingatkan agar segera mengisi blanko untuk acara selanjutnya yakni, pembagian komisi. Pada hari ketiga, setiap peserta akan membahas organisasi, program kerja, dan lain-lain sebelum memilih calon Rais Am dan Ketua Umum PBNU periode 2004 -2009.
(dit/)











































