Muhklis ditemukan rekan sekerjanya dalam kondisi bersimbah darah pada Jumat (17/1/2014) sekiyat pukul 07.00 WIB.
"Kita tadi pagi ingin membangunkannya karena dia jaga malam tak pulang ke rumah. Kita semua kaget saat melihat Muklis dalam barak tertelungkup dengan kondisi kepala bagian belakangnya bekas luka bacokan," Suryadi (32) rekan sekerjanya kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai sore tadi kondisi Muhklis belum juga sadarkan diri," kata Suryadi.
Rekan seprofesi korban menceritakan, bahwa mereka selama ini bekerja membangun ruko. Selama bekerja, mereka secara bergiliran tidur di dalam barak. Ini guna menjaga materil bangunan yang ada.
"Kami tak menyangkan Muhklis menjadi korban pembacokan. Sepeda motor bebeknya juga raib," kata Suryadi.
Sementara itu Kapolsek Tampan Kompol Suparman melalui Kanit Reskrim Iptu Musa Jedi membenarkan peristiwa tersebut.
"Kita masih kembangkan kasus ini. Korban selain luka bacok dan kehilangan motornya, kalung emas dan dompet yang berisikan kartu identitas," terang Suparman.
(cha/ndr)










































