SBY Sempat Stress karena Takut Bukunya Tak Dibaca

SBY Sempat Stress karena Takut Bukunya Tak Dibaca

Rivki - detikNews
Jumat, 17 Jan 2014 23:23 WIB
SBY Sempat Stress karena Takut Bukunya Tak Dibaca
Jakarta - Sebelum meluncurkan bukunya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku takut kalau bukunya yang berjudul 'Selalu Ada Pilihan' tidak ada yang baca. Alasannya, buku itu memiliki ketebalan hingga 807 halaman.

"Sebetulnya saya stress karena takut sahabat-sahabat tidak akan kan baca buku ini, karena tebalnya," ujar SBY di peluncuran bukunya di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2014).

Tetapi SBY diyakinkan sahabat-sahabatnya, ketebalan buku bukanlah hambatan seseorang untuk membaca. Selama memiliki bahasa yang mudah dicerna, maka buku tetap menyenangkan untuk dibaca.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi bagi yang telah membaca, ketebalan itu tidak jadi masalah karena bahasanya ringan dan mudah, ada dialog dan mudah dimengerti. Tapi maaf di sini saya bukan sales person," jelas SBY disambut tawa tamu undangan.

SBY juga mengatakan buku ini diperuntukkan bagi pecinta demokrasi. Pembaca yang ingin mengetahui buku ini haruslah membaca secara keseluruhan. Bila membaca sebagian saja, sambil bercanda, SBY menyebut hal itu sama saja dengan tebang pilih.

"Siapapun bebas memilih memilih membaca atau tidak, memilih membaca sebagian namanya tebang pilih atau memilih membaca keseluruhannya. The choice is yours," ujarnya.

(rvk/tor)


Berita Terkait