Tingginya resiko akan keselamatan jiwa satpam ini diakui pihak kepolisian. Satpam yang hanya dipersenjatai dengan pentungan, cenderung tidak mampu mengamankan lingkungan yang dijaga karena pelaku membawa pistol.
"Nanti kita evaluasi (satpam) dilengkapi senjata api," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, ketika ditanya wartawan apakah perlu atau tidak satpam dilengkapi dengan senjata api di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/1/2014).
Putut mengatakan pemberian izin senjata api bagi satpam ini perlu dikaji lebih dalam karena seseorang yang dipersenjatai dengan senjata api harus mengikuti proses seleksi yang sangat ketat.
"Saya kira perlu dikaji mendalam karena persyaratan untuk senjata api ini harus dipenuhi. Salah satunya harus punya keterampilan dalam menembak," ujar Putut.
Ia menambahkan satpam telah dibekali dengan pelatihan ketangkasan. "Mereka dilatih bela diri menggunakan tongkat, borgol," kata Putut.
(mei/aan)











































