Sudahlah Bertobat
|
|
"Saya sama Mas Anas cukup menghormati, cukup baik, mudah-mudahan Mas Anas yang saya kenal orang jujur dapat menyampaikan apa adanya," kata Nazaruddin di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (16/1/2014).
Nazaruddin tengah menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin Bandung, terkait statusnya sebagai terpidana kasus wisma atlet. Dia hari ini dibawa jaksa KPK ke PN Tipikor, untuk bersaksi di sidang kasus Hambalang yang sampai sore ini masih belum juga dimulai.
"Semakin dia bilang tidak tahu, semakin itu pula dia bohong. Sudahlah bertobat," ujar Nazar.
Mari Kita Bantu KPK
|
|
"Mari kita ungkap kedepannya mengungkap kasus korupsi yang jujur dan jelas, niatnya membantu KPK," ujar Nazar di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (16/1/2014).
Nazaruddin tengah menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin Bandung, terkait statusnya sebagai terpidana kasus wisma atlet.
Tidak Ada Rekayasa
|
|
"Saya yakin penyidik KPK sudah mempertaruhkan nyawanya untuk mengungkap korupsi di Indonesia. Fakta soal keterlibatan Anas tidak ada rekayasa," ujar Nazar ketika ditemui di PN Tipikor Jakarta, Kamis (16/1/2014).
Nazaruddin tengah menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin Bandung, terkait statusnya sebagai terpidana kasus wisma atlet. Dia hari ini dibawa jaksa KPK ke PN Tipikor, untuk bersaksi di sidang kasus Hambalang yang sampai sore ini masih belum juga dimulai.
Nazar menyatakan ucapannya mengenai keterlibatan Anas bukan isapan jempol belaka.
"Kalau saya ini bukan dari katanya-katanya. Saya ini pelaku, turut serta di situ. Saya melihat langsung," ujar mantan Bendum Partai Demokrat ini.
Pemilik Grup Permai yang sudah berulang kali diperiksa penyidik KPK ini juga menyatakan bahwa penyidik memiliki bukti yang cukup kuat dan lengkap mengenai peran Anas.
"Penyidik KPK saya yakin betul memiliki bukti yang lengkap. Percaya saja sama KPK," kata Nazar.
Halaman 2 dari 4











































