KJRI Jeddah Jelaskan TKI Siti Khodijah yang Mengalami Koma

KJRI Jeddah Jelaskan TKI Siti Khodijah yang Mengalami Koma

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jumat, 17 Jan 2014 02:12 WIB
KJRI Jeddah Jelaskan TKI Siti Khodijah yang Mengalami Koma
TKI di Jeddah, Arab Saudi
Jakarta -

Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi menjelaskan seorang TKI overstayer bernama Siti Khodijah. TKI tersebut saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit akibat sakit serius dan tidak sadarkan diri.

Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Jeddah Syarif Shahabudin mengatakan, TKI yang dimaksud bukan bernama Siti Khodijah, melainkan Siti Azizah. Syarif menjelaskan, Tim KJRI Jeddah pada tanggal 15 Januari 2014 telah melakukan penelusuran dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan otoritas Tarhil Shumaysi menyusul beredarnya kabar kematian TKI atas nama Siti Khodijah.

Dari koordinasi dengan pihak Tarhil, lanjut Syarif, diperoleh konfirmasi bahwa tidak terdapat laporan WNI overstayer yang tinggal di Ambar 20H atas nama Siti Khodijah meninggal dunia pada hari itu. Namun demikian, terdapat WNI overstayer perempuan yang dibawa ke rumah sakit pada tanggal 13 Januari 2014 pukul 24.00 waktu setempat untuk memperoleh perawatan lebih lanjut karena menderita sakit serius dan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atas informasi tersebut, Tim KJRI Jeddah langsung menuju rumah sakit Al-Tsaghar di mana WNI tersebut dirawat, dan dari hasil koordinasi dengan pihak rumah sakit, diperoleh informasi bahwa pasien tersebut bernama Siti Azizah dan tidak meninggal dunia, tetapi dalam keadaan koma," ujar Syarif dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (16/1/2014).

Bahkan menurut Syarif, pihak KJRI diizinkan melihat secara langsung kondisi Siti yang sedang berada di ruang ICU dengan beberapa alat bantu pernapasan yang terpasang beserta alat medis lainnya.

Syarif juga mengatakan, menurut penuturan suami Siti yaitu Taufik, istrinya memang telah sejak lama menderita gangguan sesak napas atau asma dan bengkak pada kakinya. Taufik mengaku telah 4 kali membawanya ke Rumah Sakit untuk pengobatan dan penyembuhan. Taufik mengaku istrinya masuk dan berada di Tarhil Shumaysi sejak tanggal 1 Januari 2014, bersama seorang anak balitanya, Reihan Alfariszki yang baru berusia 6 bulan. Taufik memperoleh berita dan informasi tentang meninggal istrinya dari masyarakat dan jejaring sosial.

"KJRI hingga saat ini terus memantau kondisi dan perkembangan kesehatan Siti Azizah. Terkait kondisi dan keadaan anak Siti Azizah yang saat ini masih berada di Tarhil Shumaysi, KJRI terus memberi perhatian khusus dengan berkoordinasi dengan petugas dan Pihak Tarhil," pungkas Syarif.

Sebelumnya, diberitakan ada TKI meninggal dunia karena sakit di Arab Saudi bernama Khotijah binti Hosen. Kabar kematian TKI yang masa tinggalnya telah habis ini (overstay) ini pun sampai ke telinga anggota dewan. Anggota komisi IX DPR Rieke Diyah Pitaloka mengungkap adanya TKI overstay yang meninggal dunia di Arab Saudi. Rieke meminta DPR mendesak pemerintah agar segera membantu pemulangan jenazah tersebut.

"Masalah tenaga kerja di Tarhil Saudi, kami dapat kabar telah meminggal Khotijah binti Hosen. mereka di Tarhil sudah 6 bulan. Mohon bantuan desakan kepada pemerintah agar jenazah beliau bisa dipulangkan ke tanah air," kata Rieke dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1).

Dalam kolom berjudul 'SBY dan Siti Khodijah', aktivis HAM Usman Hamid juga menyebut Siti Khodijah dalam keadaan koma dan Khotijah binti Hosen telah meninggal dunia dalam keadaan yang memprihatinkan. Usman menyebut apa yang dialami kedua TKI itu sebagai tragedi.

(rmd/)


Berita Terkait