Hal itu diungkapkan Kapolda Jabar Irjen Pol M Iriawan usai acara Pembukaan Dusun Bambu di Kampung Cijanggel Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Kamis (16/1/2014).
"Uji balistik sudah dilakukan. Sudah keluar, itu 9 mili (kaliber 9 mm)," ujar Iriawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim masih diturunkan untuk sampai terungkap siapa pelaku penembakan polisi tersebut. Termasuk juga dengan menyebar sketsa dua pelaku penembakan.
"Masih kita dalami. Sedang kita petakan pelaku dari kelompok-kelompok tapi belum terungkap. Sketsa sudah disebar," tutur Iriawan.
Briptu Nurul ditembak sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (11/1) lalu. Bermula ketika Briptu Nurul menegur pelaku di area parkiran warung makan karena terlihat mencurigakan. Pelaku diduga hendak mencuri sepeda motor.
Briptu Nurul tewas ditembak di bagian kepalanya dari jarak 2 meter oleh pelaku. Polri menaikkan pangkat Briptu Nurul menjadi Brigadir Anumerta karena dinilai dalam bertugas.
(ern/trw)











































