Uji Balistik Kasus Penembakan Briptu Nurul Keluar, Ini Hasilnya

Uji Balistik Kasus Penembakan Briptu Nurul Keluar, Ini Hasilnya

Tya Eka Yulianti - detikNews
Kamis, 16 Jan 2014 16:58 WIB
Uji Balistik Kasus Penembakan Briptu Nurul Keluar, Ini Hasilnya
Sketsa pelaku (dok detikcom)
Bandung - Polda Jabar telah mendapatkan hasil uji balistik atas peluru dalam kasus penembakan anggota Polsek Klapanunggal, Bogor, Briptu Nurul Affandi. Peluru yang menembus almarhum Briptu Nurul berkaliber 9 mm. Namun belum dipastikan jenis senjata yang digunakan pelaku.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jabar Irjen Pol M Iriawan usai acara Pembukaan Dusun Bambu di Kampung Cijanggel Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Kamis (16/1/2014).

"Uji balistik sudah dilakukan. Sudah keluar, itu 9 mili (kaliber 9 mm)," ujar Iriawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iriawan menyatakan polisi belum bisa mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan pelaku. "Belum kita pastikan, apa itu rakitan apa bukan. Baru 9 mm saja yang kita ketahui," katanya.

Tim masih diturunkan untuk sampai terungkap siapa pelaku penembakan polisi tersebut. Termasuk juga dengan menyebar sketsa dua pelaku penembakan.

"Masih kita dalami. Sedang kita petakan pelaku dari kelompok-kelompok tapi belum terungkap. Sketsa sudah disebar," tutur Iriawan.

Briptu Nurul ditembak sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (11/1) lalu. Bermula ketika Briptu Nurul menegur pelaku di area parkiran warung makan karena terlihat mencurigakan. Pelaku diduga hendak mencuri sepeda motor.

Briptu Nurul tewas ditembak di bagian kepalanya dari jarak 2 meter oleh pelaku. Polri menaikkan pangkat Briptu Nurul menjadi Brigadir Anumerta karena dinilai dalam bertugas.

(ern/trw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads