"Di mana-mana gitu. Saya kira warga juga sudah lebih pintar ya," kata Ahok saat dimintai komentar tentang caleg yang ramai-ramai kampanye di lokasi bencana.
Komentar itu disampaikan Ahok di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya enggak pernah tuh selama 10 tahun karier saya di politik kalau ada bencana sumbang-sumbang tuh tapi masuk juga tuh di Balaikota. Itu tidak pernah saya lakukan. Jujur, saya paling nggak suka kalau ada bencana orang datang," ujar ayah 3 anak ini.
Ia berharap agar sumbangan untuk korban bencana alam diserahkan dengan sukarela apapun bentuknya.
"Kalau mau bantu ya bantu saja titik. Ke posko PMI, posko apa, jangan pakai nama kita. Ngapain meski pusing sih kalau niat bantu orang. Lagian orang yang kamu bantu juga nggak bakalan inget kamu juga kok. Segitu banyak siapa yang mau diinget, kamu mau bantu-bantu bawa nama orang juga lupa. Kamu lagi bencana emang kamu inget siapa yang nolong kamu gitu, udah ngomong-ngomong lama-lama, sebel juga," ungkap Ahok.
Suami Veronika Tan ini mengaku pernah ada pihak yang datang kepadanya meminta sumbangan. Ia menolak permintaan itu.
"Ada dua surat. Saya cek dari ormas atau dari apa, juga minta saya bantu karena mereka juga buka posko. Terus saya bilang, kalau kamu punya tenaga, kamu bantu saja posko. Kita ada APBD, ngapain pakai uang pribadi. Ini mau nolong orang minta duit ke saya lucu gitu loh, mungkin caleg nih yang kayak gini," ujar Ahok.
(aan/mad)











































