Athiyah Laila dengan penuh cinta membisikan pesan kepada Anas, 'Selamat Berjuang'. Pesan itu disampaikan Athiyah ketika Anas hendak pergi memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Eks Ketua Umum Partai Demokrat ini akhirnya dijebloskan ke bui KPK karena diduga tersangkut kasus korupsi Hambalang. Walau dibalut 'keterpurukan', Anas tetap berjuang dengan melakukan tirakat, membesarkan Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), hingga menyibukkan diri dengan menulis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Lebarkan Sayap PPI
|
|
Athiyah tiba di KPK sekitar pukul 10.15 WIB dengan mengenakan baju muslim warna biru dan jilbab hitam. Dia tak menjelaskan maksud kedatangannya, termasuk soal dokumen PPI yang dibawanya.
"Bu Athiyah memang membawa dokumen PPI, karena mas Anas ingin agar PPI tetap berjalan meskipun beliau sekarang berada dalam tahanan," ujar pengacara Anas, Firman Wijaya yang mendampingi Athiyah di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2014).
Selain Athiyah, hadir pula beberapa kolega Anas. Di antaranya Tri Dianto dan Saan Mustopa.
Anas berencana melebarkan ormasnya Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) di Rutan.
"Mas Anas punya rencana untuk membuka kantor cabang-cabang PPI di rutan-rutan," papar kuasa hukum Anas, Firman Wijaya di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Senin (6/1/2014).
2. Kobarkan Semangat Sang Loyalis
|
|
Anas mengirimkan surat 'sayang' kepada Tri Dianto. Isinya dia meminta Tri terus semangat, tegar, dan berani.
"Surat itu saya terima tadi malam, dititip pengacara. Saya sampai meneteskan air mata bacanya," terang Tri, Kamis (16/1/2014).
Anas dalam suratnya yang ditulis tangan itu berpesan kepada Tri agar tetap menjaga semangat perjuangan para anggota PPI.
"Dalam surat Mas Anas meminta semua teman-teman PPI untuk bersatu untuk terus bergerak dan tetap semangat dan inti nya adalah jangan pesimis," tutur Tri.
Tri ini memang dikenal salah satu tangan kanan Anas. Dia bahkan menyebut dirinya loyalis sejati. Tri, pria beristri tiga ini juga salah satu yang dilaporkan ke Mabes Polri oleh Wamenkum Denny Indrayana.
Tri yang menuding ada pertemuan di Cikeas dini hari antara Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Denny, dan Cikeas.
Denny soal tudingan itu sudah menyebut sebagai fitnah dan meminta Tri membuktikan. Tapi karena Tri dan Ma'mun Murod tak juga bisa memberi bukti, Denny kemudian melaporkan ke Polri.
3. Tirakat
|
|
"Alhamdulillah, meski lagi tirakat, mas Anas sehat, kuat dan tabah," kata perempuan yang akrab disapa Tia ini di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (14/1/2014).
Tirakat adalah bentuk upaya keprihatinan seseorang dalam bentuk jiwa dan raga untuk mencapai sesuatu dengan jalan mendekatkan diri kepada tuhan.
Anas ditahan di rutan KPK pada Jumat pekan lalu setelah hampir setahun menyandang status sebagai tersangka kasus Hambalang dan proyek-proyek lainnya. Uang untuk Anas terkait Hambalang diduga kuat langsung dialirkan ke Kongres Partai Demokrat 2010 saat dia bersaing untuk mendapatkan kursi ketua umum partai.
4. Puasa
|
|
"Saya mendapatkan informasi dari Karutan bahwa tersangka AU bahwa pada Sabtu dan Minggu kemarin, yang bersangkutan makan makanan dari rutan," ujar Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, Senin (13/1/2014).
Anas menjalani puasa Senin dan Kamis. Sedangkan hari ini, kata Johan, Anas berpuasa. "Kalau hari ini puasa," ujar Johan.
Hal senada juga disampaikan sahabat Anas, Saan Mustopa datang lebih dulu dengan tangan kosong. Dia menyebut Anas sedang berpuasa, sehingga tak perlu dibawakan makanan.
"Mas Anas kan hari ini puasa, jadi saya nggak bawa apa-apa," kata pria yang telah bersahabat dengan Anas sejak masih menjadi mahasiswa ini di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2014).
Saat ini baru Athiyah yang diperbolehkan masuk ke Rutan. Sedangkan Saan dan Tri Dianto masih berada di lobi KPK.
5. Menulis
|
|
"Mas Anas Alhamdulillah sehat," ujar adik Anas, Ana Luthfi di kantor KPK Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (13/1/2013).
Luthfi mengatakan sang kakak selama dua hari ini, menyibukkan dirinya dengan berbagai kegiatan. "Menulis dan mengaji," kata Luthfi.
Dalam kesempatan ini, Luthfi juga mengucapkan terima kasih kepada KPK yang menerima makanan dan buku yang dibawa untuk Anas.
Halaman 2 dari 6











































