Jadi Rebutan PKB vs PPP, Tuah Gus Dur Masih Manjur?

Jadi Rebutan PKB vs PPP, Tuah Gus Dur Masih Manjur?

- detikNews
Kamis, 16 Jan 2014 11:00 WIB
Jadi Rebutan PKB vs PPP, Tuah Gus Dur Masih Manjur?
Jakarta - Saat PKB dilarang memasang foto pendirinya Abdurrahman Wahid (Gus Dur), PPP justru merapat ke keluarga dan Gusdurian. Dua partai anggota koalisi ini seperti sedang berebut tuah Gus Dur, masihkah manjur?

Hubungan PKB dengan keluarga Gus Dur memang kian renggang. Puncaknya adalah saat keluarga Presiden RI ke-4 tersebut memaksa caleg PKB menanggalkan foto Gus Dur dari balihonya, pukulan telak untuk parpol pimpinan Muhaimin Iskandar itu.

Saat itulah PPP datang dan memperlihatkan hubungan mesra dengan keluarga dan Gusdurian, sebutan untuk loyalis Gus Dur. Selain menggelar peringatan haul keempat Gus Dur, PPP juga mengaku didukung penuh oleh keluarga mantan presiden keempat RI ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih terlalu awal apakah keluarga Gus Dur akan memberi dukungan secara praktis pada PPP di pemilu. Tapi kehadiran Bu Sinta Nuriyah dan Gusdurian, ini menunjukkan semakin hangatnya PPP dengan keluarga Gus Dur," kata Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali saat menggelar haul keempat Abdurrahman Wahid yang diselenggarakan oleh DPP PPP di halaman kantornya di Jl. Diponegoro no 60, Jakarta Pusat, Selasa (14/1). lalu.

Selain Suryadharma Ali, acara ini juga dihadiri pula oleh Sekjen PPP Romahurmuziy, Wakil Dewan Pakar PPP Djan Faridz, dan mantan Menteri Perekonomian di era Gus Dur, Rizal Ramli. Dari keluarga almarhum Gus Dur, telah hadir istri Gus Dur, Sinta Nuriyah dan anak bungsunya, Inayah Wahid.

Melihat manuver politik PPP, elite PKB pun geram. Lantas bersuara keras soal PPP yang selama ini dinilai kontradiktif terhadap sikap dan pandangan Gus Dur.

"PPP-Gus Dur, nggak nyambung kalee. Upaya PPP memanfaatkan tokoh Gus Dur tidak nyambung dengan sikap dan pandangan Gus Dur tentang Islam toleran, Islam pluralis, dan Islam yang berwatak kebangsaan," sindir Ketua DPP PKB Abdul Malik Haramain.

Selama ini Gus Dur memang menjadi 'jualan' PKB. Para caleg PKB terus terang 'menjual' ideologi Gus Dur ke pemilih. Bahkan sebelum ada larangan dari keluarga sebenarnya para caleg PKB sudah menebar baliho dengan foto Gus Dur. Di era kejayaannya PKB memang cukup fenomenal dengan figur Gus Dur yang dikenal pluralis, lalu apakah saat ini tuah Gus Dur masih majur? Akankah PPP mereguk tuah Gus Dur yang diambilnya dari PKB?

"Kami sadar, pasti banyak kekuatan politik yang memanfaatkan Gus Dur untuk tujuan politik sempit," jawab Malik Haramain diplomatis.

(/)


Berita Terkait