Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, warga kampung Pulo, Jatinegera, Jakarta Timur kerap jadi langganan banjir. Setelah beberapa hari direndam air setinggi 3 meter, hari ini banjir telah terlihat surut dan warga Kampung Pulo mulai beraktivitas.
Pada Kamis (16/1/2014) pukul 10.15 WIB, geliat warga mulai nampak di RT 12 dan RT 13 Kampung Pulo. Air kini hanya setinggi lutut orang dewasa dibandingkan beberapa hari sebelumnya setinggi 2 meter - 3 meter. Warga mengakui saat tadi malam air sempat naik hingga pinggang orang dewasa namun saat masuki pagi hari, ketinggian air perlahan mulai menurun.
Hari ini warga terlihat kompak dengan kegiatan bersih-bersih di rumahnya masing-masing. Seorang ibu rumah tangga terlihat mencuci pakaiannya di pinggir jalan dengan menggunakan air luapan sungai, lalu ada juga yang mencuci perabotan rumah tangganya hingga mencuci kendaraan bermotor roda duanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuti mengaku tidak ikut mengungsi saat banjir datang. Dirinya bertahan di lantai dua rumahnya untuk menjaga harta bendanya. Sama seperti Pak Arifin yang sedang memmbersihkan motornya, ia mengaku sedang bersih-bersih karena banjir telah surut. "Ini nyuci aja biar bersih," kata Arifin.
Selain Ibu Tuti yang memilih untuk tidak mengungsi, Didi bersama keluarganya juga memilih bertahan di rumahnya dengan alasan lokasi-lokasi pengungsian telah penuh.
"Saya tidak mengungsi karena tempatnya penuh," ucapnya.
(tfq/trw)











































