"Tentang (tanggul) Latuharhari miring, yang dikeluhkan terakhir itu sudah selesai namun sebelahnya ada miring lagi. Insya Allah akhir bulan selesai," kata Menteri PU Djoko Kirmanto saat ditanya kondisi tanggul Latuharhari yang miring.
Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers tentang penanganan banjir di kantornya, Kementerian PU, Jl Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situ (ada) 185, yang sudah ditangani 82 (situ yang dikeruk dan diberi batas). Situ-situ yang ada di Jakarta Utara, semuanya tanggung jawab Pemprov DKI," kata dia.
Yang jelas, PU menjelaskan perbaikan struktural yang berkaitan dengan perbaikan infrastruktur saja tidak cukup menangani banjir. Perbaikan nonstruktural juiga diperlukan, seperti tidak membuang sampah di sungai dan relokasi warga di bantaran kali.
"Pemindahan warga di bantaran kali ke rusun-rusun. Nah itu kan rusun-rusunnya dibangun dulu," jelas Djoko.
Namun, pihaknya tidak mau ada saling menyalahkan dengan Pemprov DKI. Semua pihak, imbuh Djoko, saling berkoordinasi. "Yang jelas tidak ada salah-salahan oleh PU kepada pihak manapun. Kita perkuat koordinasi saja," tandas dia.
(nwk/trw)










































