Polisi Tembak Preman Pemalak yang Kerap Beraksi di Monas

Polisi Tembak Preman Pemalak yang Kerap Beraksi di Monas

Nur Khafifah - detikNews
Rabu, 15 Jan 2014 18:14 WIB
Polisi Tembak Preman Pemalak yang Kerap Beraksi di Monas
Jakarta - Polisi menembak seorang preman yang kerap beraksi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Pria bernama Yuli Subarto menderita luka tembak di kaki sebelah kiri karena tak mengindahkan tembakan peringatan petugas.

Penangkapan preman tersebut bermula dari laporan seorang warga berinisial MSM (13) yang mengaku dirampas oleh 2 orang preman di Monas. Sekitar pukul 15.00 WIB, MSM yang tengah duduk di kawasan Monas bersama 2 orang rekannya berinisial AA (13) dan UJS (12) ditawari minuman oleh kedua pria tersebut.

"Lalu pelapor bersama saksi dibawa ke patung kuda, setelah itu tas milik pelapor digeledah dan barang-barangnya diambil oleh pelaku," kata Kasat Reskrim Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Rabu (15/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua preman tersebut juga mengancam akan memecahkan kepala 3 remaja pria tersebut menggunakan batu konblok jika permintaannya tak dituruti. Tak kuasa melawan, ketiganya pasrah melihat barang-barangnya dirampas oleh preman Monas itu.

"Pelaku berhasil mengambil 2 handphone blackberry torch dan jam tangan," kata Tatan.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap Yuli dan seorang temannya bernama Dicky Febrian alias Ucil itu. Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan namun tak digubris oleh keduanya. Sehingga terpaksa dilepas tembakan yang mengenai kaki kiri Yuli, pada Senin (13/1) lalu.

"Pelaku memang sudah sering beraksi di Monas, sudah puluhan kali," ucap Tatan.

Kini keduanya mendekam di Mapolres Jakarta Pusat. Kedua preman yang meresahkan masyarakat ini dijerat KUHP pasal 365 tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

(kff/ega)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads