Ahmad Dhani Berharap Keadilan untuk Dul

Ahmad Dhani Berharap Keadilan untuk Dul

- detikNews
Rabu, 15 Jan 2014 14:27 WIB
Jakarta - Berkas tersangka kasus kecelakaan, AQJ alias Dul (13), diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur untuk pelimpahan tahap dua, setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P-21). Dalam waktu dekat, putra musisi Ahmad Dhani-Maia Estianty itu akan segera dimejahijaukan.

Sebagai orangtua, Dhani berharap pengadilan memberikan hukuman yang seadil-adilnya bagi Dul yang masih di bawah umur itu.

"Saya sih enggak ada harapan. Harapan saya seadil-adilnya," ucap Dhani di Unit Laka Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dhani mengaku, dirinya tidak mempersiapkan upaya apa pun dalam menghadapi proses persidangan bagi putra ketiganya itu. Ia mempercayakan proses pengadilan nanti kepada penegak hukum.

"Saya tidak melakukan upaya apapun, semua saya serahkan pada aparat, karena saya menganggap kasus Dul ini bukan kasus Ahmad Dhani tapi kasus anak bangsa. Jadi bagaimana aparat melakukan anak bangsa itu seperti apa," jelas pria berjanggut itu.

Kendati pun putusan pengadilan nantinya tidak adil bagi Dul, ia mengatakan, "Kalaupun tidak adil, enggak apa-apa. Semua kan ada timbal balik. Kalau tidak mendapatkan keadilan, pasti nanti akan mendapatkan keadilan,".

Sementara itu, Dhani menilai proses hukum terhadap putranya selama penyidikan di kepolisian sudah sesuai prosedur.

"Ooh, kalau polisi sudah baik dan menjalankan tugas dengan baik. Sudah sesuai dengan tracknya," imbuhnya.

Pukul 13.00 WIB tadi, Dul diserahkan ke Kejari Jakarta Timur. Sebelum diserahkan, Dul mendapat pemeriksaan kesehatan lebih dahulu di Biddokes Polda Metro Jaya. Dul sendiri saat dibawa ke Unit Laka Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, siang tadi, masih menggunakan tongkat.

Terkait kondisi Dul ini, Dhani mengatakan bahwa Dul masih harus menggunakan bantuan tongkat agar bisa berjalan kaki.

"Kan baru beberapa bulan, kata dokter kalau sudah enam bulan baru 100 persen (bisa berjalan kaki). Ini kan belum ada 6 bulan," pungkasnya.



(mei/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads