Sebagai orangtua, Dhani berharap pengadilan memberikan hukuman yang seadil-adilnya bagi Dul yang masih di bawah umur itu.
"Saya sih enggak ada harapan. Harapan saya seadil-adilnya," ucap Dhani di Unit Laka Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak melakukan upaya apapun, semua saya serahkan pada aparat, karena saya menganggap kasus Dul ini bukan kasus Ahmad Dhani tapi kasus anak bangsa. Jadi bagaimana aparat melakukan anak bangsa itu seperti apa," jelas pria berjanggut itu.
Kendati pun putusan pengadilan nantinya tidak adil bagi Dul, ia mengatakan, "Kalaupun tidak adil, enggak apa-apa. Semua kan ada timbal balik. Kalau tidak mendapatkan keadilan, pasti nanti akan mendapatkan keadilan,".
Sementara itu, Dhani menilai proses hukum terhadap putranya selama penyidikan di kepolisian sudah sesuai prosedur.
"Ooh, kalau polisi sudah baik dan menjalankan tugas dengan baik. Sudah sesuai dengan tracknya," imbuhnya.
Pukul 13.00 WIB tadi, Dul diserahkan ke Kejari Jakarta Timur. Sebelum diserahkan, Dul mendapat pemeriksaan kesehatan lebih dahulu di Biddokes Polda Metro Jaya. Dul sendiri saat dibawa ke Unit Laka Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, siang tadi, masih menggunakan tongkat.
Terkait kondisi Dul ini, Dhani mengatakan bahwa Dul masih harus menggunakan bantuan tongkat agar bisa berjalan kaki.
"Kan baru beberapa bulan, kata dokter kalau sudah enam bulan baru 100 persen (bisa berjalan kaki). Ini kan belum ada 6 bulan," pungkasnya.
(mei/mok)











































