Bertepatan HUT OPM, Mensos Batal ke Nabire 1 Desember
Senin, 29 Nov 2004 17:59 WIB
Jakarta - Gara-gara bertepatan dengan HUT kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), Mensos Bachtiar Chamsyah batal meninjau Nabire pada 1 Desember nanti.Menurut rencana, pada petang ini atau Selasa pagi besok, Mensos akan ke Nabire. Tapi jika berangkat sekarang, Mensos akan tiba di Nabire pada 1 Desember. Nah, justru hari itulah yang dihindari, berdasarkan saran Gubernur Papua dan Pangdam Trikora.Hal ini disampaikan Mensos dalam jumpa pers, usai menghadiri rapat terbatas bidang kesra yang mendadak dipimpin Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Senin sore (29/11/2004). Rapat itu khusus membahas Nabire.Jumpa pers juga dihadiri Menkes yang juga Menko Kesra ad interim, Menhub Hatta Rajasa dan Menteri PU Djoko Kirmanto. Sedangkan Menkeu diwakili Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Mulya Nasution."Tanggal 1 Desember ulang tahun Gerakan Papua Merdeka. Kalau kita berangkat hesok, sampai di Nabire 1 Desember, itu bertepatan dengan HUT Gerakan Papua Merdeka. Kami menghindari itu. Itu juga berdasarkan saran dari Gubernur dan Panglima karena sekarang dalam posisi Siaga I," urai Mensos."Kalau pejabat negara datang ke sana, itu bisa jadi berita hebat bagi mereka," sambung Mensos.Menurutnya, hingga kini korban tewas gempa Nabire masih 13 orang, 450 luka ringan, 400 rumah, 2 gereja rusak, 2 gedung SLPT dan 2 gedung SLTA rusak dan 2 toko ambruk.Belum diketahui kapan pejabat negara dari Jakarta akan pergi ke Nabire. Yang jelas, Selasa besok tim teknis dari Jakarta akan terbang ke langganan gempa itu.Menhub menambahkan, kerusakan paling parah terjadi di bandara. Namun sekarang Menhub belum bisa memastikan berapa yang bisa dikeluarkan untuk membiayai kerusakan tersebut. "Kita segera menghitung total costnya. Jadi selain pelabuhan, juga daka direhab telekomunikasi agar komunikasi menjadi lancar," kata Hatta.Menkes juga menyatakan, dokter bedah, dokter umum dan obat-obatan sudah dikirim ke sana. "Hari ini juga dikriim kelambu," katanya.Menteri PU menambahkan, pipa air yang putus di Nabire juga sudah dibereskan. "Sudah tidak ada lagi masalah kekurangan air bersih," katanya.Berapa biaya rehabilitasi di Nabire, Djoko Kirmanto belum tahu. "Kita lihat dulu, nanti tim teknis yang ke sana. Dananya dipakai dari dana cadangan," kata Djoko.
(nrl/)











































