Semakin siang cuaca di Ibu Kota semakin panas. Banjir yang mengepung di Kampung Pulo, Jakarta Timur juga sudah mulai surut.
Para warga juga sudah mulai membersihkan sampah dan gunungan lumpur sisa banjir kemarin. Air yang meluap hingga Jl Raya Jatinegara Barat juga sudah kering dari semalam.
Beberapa toko di pinggiran jalan yang sempat terendam itu mulai buka dan berbenah. Seperti sebuah toko sembako di sisi sebelah kanan jalan menuju Matraman yang terendam air sedalam 90 cm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun kemarin paling 50 cm. Paling parah ya yang tahun 2007," imbuhnya yang mengaku sudah 40 tahun membuka toko di situ.
Wanita paruh baya itu tampak memandu pegawainya untuk membersihkan toko. Jerigen-jerigen berisi minyak goreng, kardus-kardus berisi mie, kacang, dan gula merah terlihat basah.
Cici mengaku pada Senin (13/1) kemarin, tokonya tutup karena banjir. Sementara, hari ini digunakan untuk bersih-bersih tokonya.
"Pemasukan enggak ada, pengeluaran ada. Senin kemarin yaa tutup masih banjir," kata Cici.
Tampak beberapa pegawai Cici mengeringkan wadah-wadah berisi kacang di luar tokonya. Dia berharap matahari bersinar terang agar dagangannya cepat kering.
"Yang bisa diselametin ya diselametin. Yang udah rusak ya dibuang, gimana lagi. Ada lah kayak kacang tanah, garam, gula merah. Buang sial aja," tandasnya.
(dha/ega)











































