"Beliau sebenarnya suka minta tolong ke sini kalau membutuhkan bantuan. Kita juga siap membantu," kata Fatma, adik ipar Yayan saat ditemui detikcom di kediamannya, Jalan Kecubung III RT 02/09 Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (14/1/2014).
Kisah saling tolong menolong antara Yayan dan Yusnina sudah terjadi lama. Seperti ketika suami Yusnina, Fauzi, mengalami serangan jantung. Suami Yayan yang melarikannya ke rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fatma, hubungan harmonis keluarga Yayan dan Yusnina dalam bertetangga terjalin sejak lama. Tapi entah kenapa muncul gosip keluarga Yayan yang suka buang sampah di halaman rumah Yayan.
"Sebenarnya kita baik-baik saja, makanya waktu beliau cerita ke tetangga keluarga ini suka buang sampah ke rumahnya ya kita sabar saja," ujar Fatma menambahkan dan menyangkal tuduhan Yusnina tersebut.
Keluarga Yayan berharap kasus ini dapat diselesaikan di pengadilan dengan membebaskan Yayan secara murni tidak bersalah. Sehingga keharmonisan antar tertangga itu bisa dirajut kembali.
"Kita nggak mau simpan dendam, kan tetangga. Kita pengennya rukun dan nggak usah ada kayak gini lagi. Kalau dia baik, kita juga baik," ujar Fatma yang diamini Yayan.
Yayan dipenjara di Rutan Pondok Bambu pada Senin (6/1) minggu lalu oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, namun Yayan ditangguhkan penahanannya pada Senin (13/1) siang. Seorang oknum sempat meminta pihak keluarga Rp 5 juta untuk penangguhan penahanan, namun hal ini dibantah Kejari Jaktim.
Yayan dipenjara karena cekcok soal sampah dengan tetangganya Yusnina. Menurut tetangganya itu, Yayan membuang sampah di halaman rumahnya dan melakukan penganiayaan ketika ditegur.
(vid/ega)











































