Hujan Seharian, Warga Bantaran Ciliwung Tak Khawatir Banjir
Senin, 29 Nov 2004 16:02 WIB
Jakarta -
Meski Jakarta sejak Minggu sore (28/11/2004) sampai Senin terus diguyur hujan, warga Jakarta yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung tenang-tenang saja. Mereka belum kawatir air sungai akan meluap, selama Bogor tak hujan terus menerus. "Meski Jakarta hujan terus seperti sekarang, kalau Bogor tak hujan gak masalah.Tapi kalau Bogor hujan, ketinggian air di Depok mencapai 3 meter, kita pasti kebanjiran," ungkap Asmuni, warga RT 10 RW 02, Jalan Arus, Cawang, Kramatdjati, Jakarta Timur saat ditemui detikcom di kediamannya, Senin sore (29/11/2004).Di wilayah ini, hampir setiap tahun menjadi langganan banjir. Saat curah hujan tinggi, terutama bulan Desember, warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Dan sore ini, dari pemantauan detikcom di wilayah tersebut, belum ada aktivitas warga untuk menyelamatkan barang-barang meski hujan rintik-rintik masih berlangsung. "Warga tenang-tenang saja. Biasanya kalau akan banjir sudah ada informasi dari pos pengendalian banjir di Depok melalui kalurahan Cawang, dilanjutkan ke RT. Kita menunggu informasi dari pengurus RT," kata Asmuni.Hal yang sama juga diceritakan Ny Nurhayati, warga Rt 14/08 Bukit Duri. Sampai sore ini warga di sekitar rumahnya masih tenang-tenang saja, meski Jakarta hujan seharian. "Kita akan sia-siap kalau air di Ciliwung dah tinggi. Biasanya ada informasi dari mulut ke mulut," ujarnya saat dihubungi detikcom.Tahun kemarin, banjir di wilayah tersebut mencapai 60 cm. "Banjir terparah tahun 2002, di rumah saya ketinggian air mencapai 1.5 meter" tambahnya.
(/)










































