Jembatan itu berlokasi di Desa Cilendek Barat Rt 03/12 Kecamatan Bogor Barat, Bogor. Tiba-tiba ambrol pada Minggu (13/1) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Tebing setinggi 20 meter itu ambrol sepanjang 90 meter. "Kejadiannya semalam, setelah hujan deras. Bangunan bengkel saya baru jadi, sekarang sudah rusak lagi karena tertimpa turab dan tanah," kata Nurcholis (40), penghuni bangunan di bawah tebing saat ditemui di lokasi, Senin (13/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurcholis mengatakan, tebing dan jembatan tersebut baru berdiri sejak setahun lalu. "Hanya saja tanahnya memang kelihatan labil. Yang saya khawatirkan ternyata terjadi juga (longsor)," kata Cholis.
Jembatan Cisadane merupakan satu-satunya akses antara jalan KH Abdullah Bin Nuh Yasmin menuju terminal angkutan kota Bubulak. Nurcholis dan warga berharap pemerintah segera memperbaiki.
(trw/trw)










































