Korpri Minta Pemerintah Beri Gaji ke-13 untuk PNS Tiap Tahun
Senin, 29 Nov 2004 15:39 WIB
Jakarta -
Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia) meminta pemerintahan SBY-Kalla tetap melanjutkan program pembayaran gaji ke-13 untuk PNS. Bahkan, sebaiknya gaji ke-13 itu diberikan setiap tahun. Hal ini disampaikan Ketua Umum Korpri Feisal Tamin saat menyampaikan pidato pada acara HUT Korpri ke-33 dan pembukaan Munas Korpri di Istora Senayan, Jakarta, Senin (29/11/2004). Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Presiden M Jusuf Kalla. "Karena saya tidak bisa lagi bicara dalam sidang kabinet, saya mohon agar gaji ke-13 tetap berjalan tiap tahun," kata Feisal Tamin, yang juga mantan Meneg PAN itu bersemangat. Menurut dia, pembayaran gaji ke-13 yang merupakan program Kementerian PAN saat pemerintahan Megawati, didasarkan pada kenyataan bahwa sampai saat ini tingkat kesejahteraan PNS, terutama yang golongan rendah kurang mendapat perhatian. Mereka seringkali mengalami kesulitan finansial, terutama pada saat tahun ajaran baru. Mereka membutuhkan dana ekstra untuk menyekolahkan putra-putrinya," kata dia. Feisal juga meminta kepada pemerintah agar sistem penggajian terhadap PNS di tahun-tahun mendatang didasarkan pada prestasi dan unjuk kerja. Bukan lagi dengan sistem borongan, seperti sekarang ini. "Jangan karena golongannya tinggi, gajinya juga tinggi. Tapi, kalau mau naik gaji, harus kerja yang benar," jelasnya. Seusai acara, Wapres Kalla dimintai tanggapan oleh wartawan mengenai permintaan Korpri itu. Namun, Kalla belum bisa menjanjikan. "Ya kita lihat nanti anggarannya berapa," kata dia singkat. HUT Korpri Meriah Sementara itu, suasana HUT Korpri tampak meriah. Acara ini dihadiri oleh sekitar 5.000 anggota Korpri perwakilan dari sejumlah departemen se-Jabotabek. Selain dihadiri wapres, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri, seperti Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Menpera Yusuf Ashari, Ketua Lemhannas Ermaya Suradinata, dan Meneg PAN Taufik Effendi. Acara HUT Korpri ini juga dihibur oleh dua biduanita dangdut, Cici Faramida dan Iyeth Bustami. Saat keduanya berdendang, para anggota Korpri yang mengenakan seragam Korpri warna hijau muda itu duduk di balkon juga tampak ikut berjoget. Acara ini juga dimeriahkan dengan tari-tari Bali. Interior ruangan juga tampak mewah. Dinding-dinding di Istora dilapisi kain warna krem dan cokelat tua, termasuk langit-langit. Kain-kain itu membentuk pita raksasa. Pintu masuk koridor yang dilalui wapres dan undangan juga dihiasi dengan rangkaian anggrek hidup.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































