Banjir Mengepung, Ini Penyakit yang Harus Diwaspadai dan Antisipasinya

Banjir Mengepung, Ini Penyakit yang Harus Diwaspadai dan Antisipasinya

Ahmad Toriq - detikNews
Senin, 13 Jan 2014 10:29 WIB
Banjir Mengepung, Ini Penyakit yang Harus Diwaspadai dan Antisipasinya
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Banjir yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya diikuti oleh kepungan penyakit yang siap menyergap. Ini penyakit-penyakit yang harus diwaspadai di kala banjir dan cara mengantisipasinya:

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingering (P2PL)
Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama menyebut sedikitnya 7 penyakit yang mengintai di kala banjir. Ketujuh penyakit itu adalah diare, demam berdarah, leptospirosis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), kulit, saluran pencernaan, dan kambuhnya penyakit kronik.

"Penyakit diare sangat erat kaitannya dengan kebersihan individu, leptospirosis ditularkan melalui melalui kotoran dan air kencing tikus, penyakit saluran cerna lain misalnya demam tifoid," papar Tjandra dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (13/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyakit-penyakit itu bisa dengan mudah menyergap warga yang lingkungan tempat tinggalnya tergenang banjir. Harus ada langkah antisipasi secara mandiri yang dilakukan warga korban banjir.

Di antara langkah antisipasi yang harus dilakukan adalah menjaga kebersihan diri, makanan, dan tempat mengungsi. "Hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama bila ada luka. Gunakan pelindung misalnya sepatu boot, bila terpaksa harus ke daerah banjir," ujar Tjandra.

Untuk beberapa penyakit seperti ISPA, harus dijaga agar tak menular ke orang lain. "Misalnya dengan menutup mulut ketika batuk," tuturnya.

"Pencegahan yang utama adalah dengan menjaga perilaku hidup sehat dan senantiasa menggunakan air bersih," imbuhnya.

Untuk memperoleh air bersih, Tjandra berbagi tips untuk masyarakat yang menjadi korban banjir. Berikut langkah-langkah untuk memperoleh air bersih:

a. Masukkan setengah sendok teh tawas ke dalam 20 liter air, aduk 5 menit, diamkan sampai kotoran lumpur mengendap.

b. Masukkan satu sachet Poly Alumunium Chlorine ke 20 liter air, aduk dan diamkan 10-20 menit.

c. Masukkan satu sendok makan penjernih air K-116 ke satu drum atau 200 liter air baku. Jika air sangat baku, beri 2-3 sendok makan.

(tor/trw)


Berita Terkait