Pantauan di lokasi, Senin (13/1/2014) pada pukul 07.33 WIB perbandingan ketinggian air tampak jelas antara Sungai Ciliwung dengan jalan raya Jatinegara Barat.
Ketinggian air di Jalan raya sekitar paha orang dewasa. Sedangkan di bagian permapungan di area itu ketinggian air mencapai 7,5 meter.
"Kalau paling dalam di ujung sekitar 7,5 meter," ujar Dayat, petugas Sudin Damkar Jakarta Timur di lokasi.
Saat ini luapan air dari arah perkampungan menuju jalan raya masih terbendung oleh jejeran beton berwarna oranye.
"Ini laporan dari sisaan Depok. Semoga nggak hujan lagi," imbuhnya.
Terlihat dari foto yang diambil di lokasi. Ketinggian air di sisi perkampungan sudah hampir mencapai ketinggian maksimal beton tersebut.
Jika tidak tertutup air, maka akan tampak jembatan yang membelah aliran Sungai Ciliwung di Kampung Pulo.
Para petugas masih berusaha mengevakuasi warga yang bertahan di lantai dua maupun atap rumah mereka. Kebanyakan dari mereka adalah yang tinggal di tepi Sungai Ciliwung.
(dha/)











































