Rozy Munir Bantah Tatib Muktamar untuk Jegal Gus Dur

Rozy Munir Bantah Tatib Muktamar untuk Jegal Gus Dur

- detikNews
Senin, 29 Nov 2004 14:36 WIB
Boyolali - Ketua PBNU Rozy Munir membantah aturan dalam Tatib Muktamar ditujukan untuk menjegal Gus Dur menjadi calon rois am. Aturan pencalonan yang didukung minimal 99 suara tersebut dinilai masih dalam batas wajar."Kalau mau mengganjal Gus Dur, saya buat saja harus didukung 300 suara," ujar Rozy di sela-sela Muktamar NU di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (29/11/2004).Rozy mengaku, sebelumnya mengusulkan agar pencalonan didukung minimal 60 suara. Namun, dari pihak muktamirin berpendapat agar minimal dukungan sebanyak 125 suara."Tawaran kami sebelumnya adalah 60 suara maka kandidatnya bisa 7 atau 8 orang tapi muktamirin tidak mau. Ya sudah, akhirnya 99 suara," tukasnya. Ia menambahkan angka 99 didapat dari nilai tengah antara 60 dan 125. "Kita cuma mengompilasi dan membuat catatan dari angka tertinggi yakni 125 dan angka terendah yakni 60. Dan dicari nilai tengahnya maka ketemu angka 99," tegasnya."Jadi, jumlah minimal 99 suara itu tidak akan mengganjal siapapun," tandas Rozy. Mulai sekarang, kata Rozy, pengurus wilayah sudah boleh menggalang strategi menghadapi pemilihan rois am dan ketua tanfidziah. "Muktamirin sudah boleh menggalang suara atau mengatur langkah-langkah ke arah calon seperti apa harus mundur dari jabatan parpol atau tidak," ujarnya. Sekadar diketahui, pasal 32 ayat 3 Tatib Muktamar menyebutkan pencalonan akan sah bila memperoleh dukungan minimal 99 suara dari 458 peserta muktamar. Jumlah 99 ini dinilai beberapa pihak ditujukan untuk menjegal pencalonan Gus Dur. (ton/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini