Ledakan Tambang Cina, 141 Pekerja Tidak Mungkin Selamat
Senin, 29 Nov 2004 14:16 WIB
Jakarta -
Sebanyak 141 pekerja tambang masih terjebak di dalam tambang batu bara Chenjiashan, kota Tongchuan, provinsi Shaanxi, Cina, menyusul ledakan gas yang terjadi di lokasi tersebut. Tidak mungkin untuk menemukan orang-orang tersebut dalam keadaan selamat. Demikian disampaikan seorang sekretaris partai komunis lokal, Yan Mangxue, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (29/11/2004)."Mereka sama sekali tidak punya peluang untuk selamat, bahkan tidak juga satu persen kemungkinan," ujarnya. "Bayangkan ada gas beracun di dalam rumah Anda, Anda akan meninggal dalam waktu tidak lebih dari setengah jam. Di dalam tambang, dengan tanpa ventilasi udara, itu (kematian) jauh lebih cepat. Dalam lima menit Anda akan kehilangan nyawa Anda," tutur Yan."Para penambang telah terjebak dari kemarin hingga hari ini. Itulah mengapa sama sekali tidak ada harapan," imbuhnya.Selain 141 pekerja tambang yang hilang dan dikhawatirkan meninggal, sebanyak 25 penambang telah dipastikan tewas dalam insiden tersebut. Sejauh ini penyebab pasti ledakan gas di tambang batu bara Chenjiashan tersebut masih diselidiki. Pemerintah provinsi Shaanxi pun memerintahkan semua tambang dengan konsentrasi gas tinggi menghentikan operasi mereka untuk pemeriksaan keamanan.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































