4 Vokal Ruhut Sitompul Kala Anas Ditahan KPK

4 Vokal Ruhut Sitompul Kala Anas Ditahan KPK

Niken Widya Yunita - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2014 15:44 WIB
4 Vokal Ruhut Sitompul Kala Anas Ditahan KPK
Jakarta - Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyambut baik atas penahanan Anas Urbaningrum oleh KPK. Perkiraan Ruhut, penahanan Anas akan membuat elektabilitas PD meningkat.

Berikut 4 tanggapan Ruhut setelah Anas ditahan seperti dirangkum, Sabtu (11/1/2014):

1. Beban PD Berkurang

Ruhut menyebut penahanan AnasΒ  berdampak baik bagi Partai Demokrat (PD).

"Pastinya kami prihatin, tapi beban kami jauh berkurang," kata Ruhut dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya Kado Anas Bikin Panas di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (11/1/2014).

Ruhut mengatakan selama ini PD terbebani kasus yang melilit Anas. Penurunan elektabilitas PD disebutnya karena kasus Anas.

"Bukan hanya turun, rating kami anjlok," ujarnya.

Dengan penahanan Anas, Ruhut yakin kepercayaan publik kepada partainya akan pulih. Elektabilitas PD diyakini Ruhut akan kembali naik pasca penahanan Anas.

"Rakyat akan melihat Partai Demokrat tidak main-mainΒ  dengan korupsi," imbuhnya.

2. Siap Membela Anas

Ruhut mengkritik tim kuasa hukum yang ada di belakang Anas Urbaningrum. Ruhut pun sesumbar menawarkan bantuan hukum untuk Anas.

Ruhut membuka kritiknya dengan membahas penahanan Anas oleh KPK. Menurut dia, pada awalnya Anas bisa saja tak ditahan KPK jika langsung memenuhi panggilan pertama pada 7 Januari 2014. Namun, masih menurut Ruhut, saran dari pengacaranya yang meminta Anas tidak datang telah menjerumuskan eks Ketum Partai Demokrat itu.

"Aku yakin Anas tidak membangkang, pengacaranya yang membangkang," ujar Ruhut dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya Kado Anas Bikin Panas di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (11/1/2014).

Ruhut juga mengkritik tak ada pengacara yang mendampingi Anas ketika datang ke KPK. Padahal, menurut dia, pengacara harus mendampingi kliennya.

"Kalau memang Anas membutuhkan bantuan hukum, kami Partai Demokrat siap membela Anas," ujar Ruhut.

Anas tak didampingi pengacaranya saat memenuhi panggilan KPK Jumat (10/1) kemarin. Namun ketidakhadiran pengacaranya ini karena dilarang oleh Anas.

3. Anas Beda dengan Bung Karno dan Mandela

Ruhut tak setuju Anas disamakan dengan Bung Karno dan Nelson Mandela. Sebab, kedua tokoh besar itu ditahan karena kasus politik, sedangkan Anas karena korupsi.

"Bung Karno dan Mandela itu ditahan karena politik, Anas ini korupsi, bos!" kata Ruhut di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2014).

Ruhut menilai, penahanan Anas tak laik disamakan dengan pemenjaraan Bung Karno dan Mandela. Ruhut menyebut kedua tokoh itu ditahan karena membela rakyatnya, bukan menyengsarakan rakyat seperti kasus yang menjerat Anas.

"Aku sih ketawa aja," ujarnya.

Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) terus membela Anas Urbaningrum yang kini ditahan KPK. PPI menyebut penahanan Anas tak berbeda dengan yang dialami Bung Karno dan Mandela.

"Kita ketahui juga dalam sejarah tercatat semua pimpinan besar bersentuhan dengan tahanan. Mandela, Bung Karno pernah masuk penjara, bahwa ini adalah jalan yang memang harus dilalui," kata Fungsionaris PPI Deny Hariyatna dalam acara diskusi yang sama dengan Ruhut.

4. Nyanyilah Seterang Benderangnya!

Ruhut berharap Anas bekerja sama dengan KPK. Ruhut meminta Anas mengungkap semua kasus yang diketahuinya.

"Tolong sampaikan ini, biar tidak seperti Angie (Angelina Sondakh-red), nyanyilah seterang benderangnya!," kata Ruhut dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya Kado Anas Bikin Panas di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (11/1/2014).

Ruhut tak khawatir jika 'nyanyian' Anas nantinya malah akan menyeret kader PD lainnya. Ruhut malah berharap keterangan Anas membantu PD bersih-bersih.

"Nggak usah khawatir, silakan nyanyi. Pak SBY selalu mengingatkan, asal kuat buktinya," ujarnya.

Ruhut juga tak khawatir nyanyian Anas akan membuat elektabilitas PD turun. Malah dia yakin PD akan kembali keluar sebagai pemenang Pemilu 2014.
Halaman 2 dari 5
(nwy/gah)


Berita Terkait