Sketsa didapatkan dari seorang saksi. Dia merupakan saksi kunci detik-detik terjadinya penembakan. Berdasarkan kesaksian, pelaku berperawakan kurus, kulit berwarna cokelat dengan tinggi badan sekitar 170 centimeter.
Pelaku memiliki bentuk wajah oval dengan usia berkisar 30-40 tahun. Memiliki rambut tipis, potongannya rapih dan menggunakan kacamata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Didik Purwanto mengatakan sketsa pelaku dibuat berdasarkan keterangan yang didapat dari seorang saksi. Saksi tersebut berjarak 3-4 meter dengan kejadian penembakan.
"Gambar atau sketsa pelaku yang dibuat memiliki kemiripan hingga 80 persen dengan aslinya. Ciri-ciri lain yang paling mendasar adalah pelaku bermata sipit dan memiliki logat bahasa dari luar jawa," kata AKP Didik, Sabtu (11/01/2014).
Menurutnya, sketsa akan disebar ke beberapa wilayah di sekitar Bogor, Depok dan Bekasi. Pemeriksaan terhadap pengendara dan penghuni kost di Kabupaten Bogor juga akan dilakukan untuk menangkap pelaku penembakan Briptu Nurul Affandi.
Briptu Nurul Affandi, anggota Reskrim Polsek Klapanunggal tewas ditembak di bagian kepalanya dari jarak dua meter oleh pelaku. Polri menaikkan pangkat Briptu Nurul menjadi Brigadir Anumerta karena dinilai dalam bertugas.
(ahy/ahy)











































