Peristiwa ini terjadi, Sabtu (11/1/2014) sekitar pukul 01:00 WIB. Petugas Reskrim Polres Pekanbaru bersama Polsek Tenayan Raya dan Polsek Limapuluh tengah memburu mobil Avanza warna hitam.
Ada 5 bandit di dalam mobil tersebut. Mereka ini sudah dikejar tim dari kawasan perumahan Jondul. Mobil terus melaju kencang hingga ke jalan Setiabudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi rupanya, mobil itu tetap nekat melaju kencang tanpa kendali. Polisi yang menghadangpun sempat menghindari dari badan jalan melihat aksi nekat tersebut.
Melihat banyak mobil polisi yang dihadangkan tengah jalan, mobil bandit ini mencoba keluar dari badan jalan menghindari mobil polisi yang dilintangkan. Mobil Avanza melaju kencang dari depan Ruko dan kehilangan kendali menabrak pagar pembatas jalan.
Saat itulah Avanza tersebut baru berhenti. Polisi memberikan tembakan ke udara agar mereka menyerahkan diri. Mereka juga diduga membawa senpi.
Namun kawanan bandit ini tak mau menyerah. Dari 5 pelaku di dalamnya, 4 berhasil kabur melompat keparit kecil yang mengalir ke sungai Siak.
Seorang tersangka berhasil diamankan bernama, Reza Fahlefi (20) warga Jalan Pramuka, Rumbai Pesisir, Anggota Satpol PP Kota Pekanbaru.
Kawanan bandit ini merupakan pelaku rencana pembobolan AT BNI di jl Hangtuah Pekanbaru.Mereka gagal membobol ATM namun berhasil mengambil 8 unit baterai di tower seluler yang masih berada dalam satu kawasan yang sama di sekitar SPBU Jl Hangtuah.
"Kita sejak subuh tadi masih menyisir ke kawasan sungai Siak.Karena kita duga kuat mereka kabur ke sungai, kita menemukan sepatu yang mereka tinggalkan," kata seorang petugas Reskrim Polresta Pekanbaru kepada detikcom.
(cha/ega)











































