1. Beli Mobil
|
|
Koper berisi uang diamankan dari mobil tersebut. Jumlahnya uang yang tersisa belum dihitung. "Uangnya dibawa terus dan disimpan dalam mobil yang dibelinya," kata Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol Djeffry Lasut.
2. Pembantu
|
|
"JP membantu tersangka menyiapkan keperluan tersangka seperti motor, mobil, termasuk membelikan makanan selama dalam persembunyian," kata Lasut.
3. Nge-kos 2 Hari
|
|
Jolly juga mengontrak rumah di Perum Tamara Kelurahan Paniki Kecamatan Mapanget Manado seharga Rp 15 juta per bulan. Belum lama tinggal, keberadaannya diketahui polisi setelah 'pembantu'-nya, JP alias John, ditangkap.
4. Motif
|
|
Sedangkan pihak BNI hanya menyebut aksi Jolly itu dipengaruhi orang luar. "Untuk selanjutnya, kami serahkan ke polisi untuk pengusutannya," kata Pemimpin BNI Wilayah Manado Hermita.
Beredar kabar, Jolly nekat membawa kabur uang dalam jumlah fantastis karena kecewa dengan kantornya. Bisa karena gaji atau persoalan lain.
Halaman 2 dari 5











































