Temuan ini didapatkan penyidik saat memelototi dokumen-dokumen yang berkaitan dengan perkara Anas. Tanpa diduga kasus lain pun ditemukan.
Kasus tersebut berkaitan dengan korupsi di proyek bagian kesehatan dan pendidikan. Modusnya ada penerimaan fee dari proyek tersebut. Bahkan kabarnya, dugaan penerimaan dari dua proyek ini lebih besar dibanding Hambalang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dirunut ke belakang, kaitan proyek vaksin itu sedikit mendapat titik terang. Tengok saja jadwal pemeriksaan Senin (6/1) lalu.
Dalam jadwal yang dirilis KPK, penyidik menjadwalkan memeriksa Direktur Utama PT Biofarmaโ, Iskandar. Menjadi hal yang menarik karena kasus Anas adalah Hambalang.
(mok/mpr)











































