"Orangnya baik banget, nggak masang harga," ujar perempuan yang tinggal di Paseban ini.
Rahmi menjadi langganan ojek Dedi sejak 1,5 tahun yang lalu. Perempuan yang mengidap sakit katarak ini rutin berobat ke RSCM sejak penyakitnya mulai parah.
Menurutnya Dedi memang selalu mangkal di depan pintu masuk RSCM yang tepat bersebelahan dengan proyek pusat kesehatan ibu dan anak tersebut. Ia kerap menanti pelanggan dengan membaca koran.
"Bapaknya juga ngojek. Tapi mangkalnya kadang nggak di situ," kata perempuan yang mata sebelah kanannya diperban tersebut.
Rahmi sedianya hendak menumpang ojek Dedi. Namun ia tak menyangka ternyata tukang ojek kesayangannya tersebut telah tiada.
"Saya nggak nyangka. Kasihan banget," katanya dengan mata berkaca-kaca.
(kff/fdn)











































