Anas Urbaningrum sempat pulang ke rumah ibunya di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Blitar, Rabu (9/1/2014) untuk minta restu, di tengah pemanggilannya oleh KPK sebagai tersangka Hambalang. Ibu Anas juga merasa khawatir jikalau Anas ditahan hari ini, meski dia ingin masalah ini segera tuntas.
"Iya, dia pulang kemarin jam 8 pagi. Bersama istrinya dan seorang lagi. Tapi saya tidak tahu siapa (teman Anas)," kata ibu Anas, Sriati, kepada detikcom, Jumat (10/1/2014).
Ditanya apa yang dikatakan Anas kepada dirinya, Sriati menjawab tidak membahas hal yang terkait dengan kasus Anas. "Hanya minta doa restu. Enggak ada yang lain," jawab Sriati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepulangan Anas tersebut sama sekali tidak terendus media. Bahkan Sriati tidak diberitahu lebih dulu soal rencana mudik Anas itu.
Sriati mengaku khawatir bila Anas ditahan hari ini,namun dia berharap kasus hukum terhadap anaknya segera selesai.
"Ya khawatir, Mas. Namanya juga anak. Tapi saya terus mendoakan agar kasus ini cepat tuntas," kata Sriati lirih.
Ditanya apa saja yang dilakukan Sriati dan keluarga untuk memberikan dukungan moral kepada Anas. Sriati mengatakan ia dan keluarga hanya mendoakan. "Hanya mendoakan pada saat salat. Tidak ada yang lain," ujarnya.
Mengenai Anas yang pernah tak memenuhi panggilan KPK, Sriati menyerahkan itu kepada Anas. "Itu urusan anak saya," ujarnya.
Dalam kasus Anas, Sriati menilai sarat dengan kepentingan politik. "Meski saya tidak ngerti politik, tapi saya yakin ini ada unsur politik. Wong urusan anak saya itu politik kok," ujar Sriati.
(nrl/nrl)










































