"Tidak ada yang mistis, tapi Mas Anas kan jiwa pesantren, lalu kok ada meja seperti serius amat, makanya lesehan saja," kata Tri di kediaman Anas, Jalan Teluk Langsa, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014).
Tri juga membantah aroma mistis ketika lampu pendopo rumah Anas mati secara lokal pada dini hari tadi. Udara dingin yang menyeruak sebelum lampu mati juga disebutkan karena cuaca pagi hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, loyalis Anas dari Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Pekalongan, Muhammad Luthfi menyebutkan Anas memilih lesehan terkait dugaan serangan mistis.
"Ah biasa itu, soalnya ada serangan tidak kasat mata gitu. Takutnya kalau duduk bisa kena, makanya diubah lesehan jadi bisa meleset," ujar Luthfi, di pendopo rumah Anas, Jl Teluk Semangka, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014).
(vid/rmd)











































