Seratus Aktivis NCC Demo Tuntut Transparansi Keuangan NU

Seratus Aktivis NCC Demo Tuntut Transparansi Keuangan NU

- detikNews
Senin, 29 Nov 2004 11:47 WIB
Boyolali - Sekitar 100 orang aktivis yang tergabung dalam Nahdliyin Crisis Center (NCC) berunjuk rasa di Muktamar NU menuntut transparansi dalam keuangan PBNU.Aksi berlangsung di depan pintu gerbang Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin (29/11/2004).Massa melakukan orasi-orasi dan membacakan pernyataan sikap yang meminta panitia muktamar menjelaskan secara detil keuangan muktamar agar tidak memunculkan peluang-peluang penyimpangan dan korupsi."Kami meminta panitia memberikan ruang atau agenda untuk membicarakan persoalan riil yang terjadi di masyarakat, misalnya persolan buruh, petani dan kaum miskin kota," kata koordinator lapangan, Anas Aijudin di sela-sela aksi.Menurut Anas, dalam laporan keuangan PBNU periode 1999 sampai 2004 tercatat pemasukan kas PBNU sebesar Rp 8,9 miliar. Sebesar Rp 4,7 miliar diidentifikasi berasal dari Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi. Sebanyak Rp 112 juta berasal dari sekjen dan Rp 3,3 miliar dari bendahara umum serta panitia muktamar hanya mendapat hak Rp 149 juta."Bagaimana bisa PBNU mempunyai rekening pribadi dan rekening kantor. Pertanyaan ini penting karena menurut Rois Am PBNU KH Sahal Mahfud, sebenarnya PBNU tidak memiliki rekening bank. Terlebih lagi mengapa sebagian besar pemasukan berasal dari ketua umum, sekjen dan bendahara. Apakah itu berasal dari kantong pribadi mereka atau darimana. Ini harus dijelaskan," paparnya.Selain itu, NCC juga mengkritik soal katering yang disediakan panitia."Kami meminta panitia menghentikan suplai katering atau makanan yang dipesan dari tokoh poligami Puswo Wardoyo, pemilik ayam bakar Wong Solo," ujarnya.Aksi yang dilakukan aktivis dari lintas daerah ini berjalan tertib dan dijaga aparat banser dan kepolisian. Setelah membacakan pernyataan sikap, massa meninggalkan lokasi dan kembali ke sekretariat yang berjarak 300 meter dari area muktamar. (aan/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini