Jebol Plafon, 5 Tahanan Polisi Samarinda Kabur dari Sel

Jebol Plafon, 5 Tahanan Polisi Samarinda Kabur dari Sel

Saud Rosadi - detikNews
Kamis, 09 Jan 2014 22:04 WIB
Jebol Plafon, 5 Tahanan Polisi Samarinda Kabur dari Sel
Polisi menunjukkan foto tahanan yang kabur (Foto: Saud/detikcom)
Samarinda - Lima tahanan Polsekta Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (9/1) pagi tadi, berhasil kabur usai menjebol plafon ruang sel tahanan. Dua di antaranya berhasil ditangkap kembali, 3 lainnya masih dicari. Pencarian dipimpin langsung Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta.

Keterangan diperoleh detikcom di Mapolsekta Samarinda Utara, Jl DI Panjaitan, 5 tahanan kabur itu masing-masing Saripudin, Rustam, Alim Saputra, Ramadhani yang terlibat kasus pencurian dan Edi Yudhistira tersangka kaus penipuan. Peristiwa itu baru diketahui jajaran Polsekta Samarinda Utara sekitar pukul 05.00 WITA.

Diduga kuat kelima orang itu menjebol plafon di dalam ruang sel dan di luar sel dengan cara menggergajinya. Namun berselang beberapa jam kemudian, Ramadhani dan Edi Yudhistira berhasil dibekuk. Sementara 3 lainnya masih diburu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar, 5 tahanan Polsekta Samarinda Utara melarikan diri sekitar pukul 04.00 WITA. Dua orang tahanan berhasil ditangkap dan 3 orang lainnya masih dicari," kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Fajar Setiawan, ketika dikonfirmasi detikcom, Kamis (9/1/2013) petang.

Dikonfirmasi terpisah, tidak banyak ada keterangan yang diperoleh dari Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta. Demikian halnya Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Musliadi Mustafa, tengah berada di Sulawesi Selatan. Namun Fajar menambahkan, tim gabungan Polresta Samarinda bersama Polsekta Samarinda Utara, tengah memburu ketiga orang tahanan.

"Tim Polresta Samarinda dan Polsekta Samarinda Utara, sudah dibentuk dan diterjunkan mencari ketiga orang itu. Ketiga tahanan itu adalah tersangka kasus pencurian," tutup Fajar.

Kepolisian bergerak cepat untuk memburu ketiga tahanan yang masih kabur. Seorang wanita, Winda, sekitar pukul 14.00 WITA tadi, diciduk kepolisian lantaran diduga turut terlibat meloloskan suaminya, Alim Saputra, dari dalam sel tahanan Mapolsekta Samarinda. Winda sendiri terlihat berkunjung terakhir kali ke tahanan, Rabu (8/1/2014) sore kemarin.

"Saya tidak tahu. Bukan saya yang bawa alat (gergaji). Tapi teman cewek saya juga," bantah Winda kepada petugas sambil digelandang ke dalam sel tahanan.

Dari hasil penangkapan 2 tahanan sebelumnya, kepolisian melakukan pencarian ke kawasan perbukitan di Jl Damai, Kelurahan Sido Damai, Kecamatan Samarinsa Ilir. Pantauan detikcom di lokasi, puluhan personel yang melakukan pencarian hingga pukul 18.20 WITA, belum membuahkan hasil.

(tor/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads