"Saya bukan orang yang harus dihadap-hadapkan. Tapi kalau waktunya sudah tiba, saya akan berkompetisi secara berkualitas," kata Marzuki di Sekretariat Konvensi PD, Jl Pati Unus No 75, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014).
Marzuki pun menyebut bahwa tingginya elektabilitas Jokowi di sederetan survei merupakan dampak dari demokrasi prosedural. Dia meminta rekan-rekannya sesama peserta konvensi untuk tak memikirkan hal tersebut.
"Seolah-seolah hasil survei itulah yang menguntungkan, demokrasi itu keniscayaan adalah kompetisi. Tapi elite-elite kita terbawa dengan demokrasi yang prosedural, bagaimana membangun persepsi citra kerjanya dibangun, tapi tidak ada bicara hal yang substantif," tutur Marzuki.
Dia menyindir para politisi yang terjebak dalam apa yang disebutnya sebagai demokrasi prosedural ini. Para politisi yang terjebak menjadi memikirkan bagaimana cara untuk populer dengan pencitraan.
"Mari semuanya kita bangun demokrasi berkualitas, supaya mendapatkan pemimpin bangsa ini yang benar-benar mampu mengatasi persoalan-persoalan dihadapi," tutup Wakil Ketua Majelis Tinggi PD ini.
(bag/tor)











































