"Kita lagi pelajari dan mengumpulkan dari sekian kasus, ada nggak jenis kasus yang surat panggilannya menggunakan lain-lain," ujar kuasa hukum Anas, Firman Wijaya usai rapat di kediaman Anas, Kamis (9/1/2013) dini hari.
Menurut Firman, ia masih merasa aneh dengan surat panggilan KPK untuk Anas. Di situ ditulis 'kasus lain-lain' tanpa merujuk secara detil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Firman belum juga bisa memastikan apakah Ketua Umum Presidium Nasional Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu bakal datang atau malah kembali mangkir yang bisa saja berujung penjemputan paksa.
"Kita lihat nantilah, kan masih ada besok, saya masih bisa ketemu," elaknya.
Sementara itu, loyalis Anas, Mamun Mu'rod kembali sesumbar jika mereka memiliki kejutan besar di Jumat Keramat. Meski begitu ia menutup rapat kejutan tersebut.
"Kita lihat nanti aja," kata Mu'rod.
Tetap tidak mau datang? "Saya rasa masih seperti itu. Bisa jadi kejutannya tidak datang," ungkapnya.
(edo/mok)











































