"Rapat terbatas ini kita niati untuk membahas secara seksama dan dari pihak IDI apa saja sesungguhnya permasalahan yang dihadapi para dokter dan para tenaga medis dari cara pandang bapak," ujar SBY dalam pidato pembukaan rapat di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (8/1/2013). Hadir dalam rapat ini sejumlah perwakilan IDI dan pimpinan BPJS.
SBY juga meminta penjelasan dari para pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mengenai program-program untuk rakyat dan para dokter serta tenaga medis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak program SJSN diluncurkan, Presiden SBY mengaku mendapatkan dua gambaran dua realitas. Pertama, di satu sisi layanan kesehatan berjalan baik, kedua, intensitas pekerjaan para dokter dan tanaga medis meningkat.
"Sejak itu hingga hari ini sebetulnya saya banyak sekali mendapatkan masukan dan komentar ataupun keluhan dan aspirasi dari kalangan dokter dan tenaga medis baik langsung kepada saya maupun ibu negara yang selalu menjalin komunikasi dengan masyarakat luas," paparnya.
"Dan sebagaimana saudara ketahui bahwa kita akan melakukan evaluasi menyangkut impelementasi BPJS ini. Bagus menurut saya apa yang kita terima di periode awal ini dan akan menjadi bagian dari evaluasi kita nanti secara menyeluruh untuk perbaikan dan apa saja yang bisa kita lakukan karena sistem baru, skill baru, program baru semua pasti ada di sana sini kekurangan kelemahan apa yang kurang tuntas baranagkali itu gunanya evaluasi yang kita lakukan," lanjutnya.
(ega/rvk)










































