Kompas membandingkan hasil survei yang dilakukan selama tiga periode yakni akhir 2012, pertengahan 2013, dan akhir tahun 2013.
Ketiga survei ini dilakukan oleh Litbang Kompas pada 26 November-11 Desember 2012, 30 Mei-14 Juni 2013, dan 27 November-11 Desember 2013. Survei ini menggunakan 1.380-1.400 responden berusia minimal 17 tahun dipilih secara acak dari 34 provinsi di Indonesia pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di urutan ketiga elektabilitas capres Golkar Aburizal Bakrie naik perlahan dari 8,8% pada pertengahan tahun 2013 menjadi 9,2% di survei terbaru. Di urutan keempat Wiranto (6,6%)naik signifikan mengungguli Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang elektabilitasnya turun menjadi 6,1% di akhir tahun 2013.
Sementara itu elektabilitas Jusuf Kalla juga semakin terpuruk hanya 3,1 % di akhir 2014. Padahal elektabilitas Jusuf Kalla sempat moncer pada Desember 2012 dengan raihan 6,7% meskipun mulai menurun pada Juni 2013 dengan raihan 4,5%.
Berikut hasil survei terbaru Kompas pada Desember 2013 yang dirilis Rabu (8/1/2014):
1. Joko Widodo: 43,5%
2. Prabowo Subianto: 11,1%
3. Aburizal Bakrie: 9,2%
4. Wiranto: 6,3%
5. Megawati Soekarnoputri: 6,1%
6. Jusuf Kalla: 3,1%
Perolehan di bawah 3%: Mahfud MD, Rhoma Irama, Dahlan Iskan, Hatta Rajasa, Surya Paloh, Anies Baswedan, Suryadharma Ali, Hidayat Nurwahid, Yusril Ihza Mahendra, Pramono Edhie dll.
Tidak tahu: 9,8%
Tidak menjawab: 10,9%
(van/nrl)











































