Profesionalisme Polri Diuji Lewat Kasus Narkoba

Profesionalisme Polri Diuji Lewat Kasus Narkoba

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 07 Jan 2014 20:22 WIB
Jakarta - Ada anggapan di masyarakat soal jebakan-jebakan yang kerap dilakukan oknum kepolisian dalam kasus narkoba. Karenanya Polri harus berbenah dan meninggalkan paradigma lama. Polri harus menjadi pelayan masyarakat yang dicintai. Beri sanksi tegas kepada para polisi nakal, jangan didiamkan.

"Profesionalisme Polri diuji di banyak kasus, narkoba, terorisme, korupsi, sampai dengan peristiwa perdata yang kerap dipidanakan dengan modus agar terlapor membayar utang pada pelapor," jelas ahli hukum pidana UI, Gandjar Bondan di Jakarta, Selasa (7/1/2014).

Gandjar menjelaskan, rekayasa kasus kerap dikeluhkan masyarakat. "Tapi yang paling terasa rekayasanya ada di kasus narkoba. Kelemahannya ada di UU-nya," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gandjar sebenarnya memiliki harapan, akan perilaku kepolisian. Polri harus menata diri, jangan era sudah berubah Polri harus bisa menjadi lebih baik.

"Doktrin "melindungi dan melayani" masih sekedar jargon. Perlu ada mekanisme menguji keabsahan perkara tertentu. Tidak semuanya memang, demi menjaga objektivitas dan kemandirian Polri," tutupnya.

(ndr/gah)



Berita Terkait