Thailand Berniat Kembalikan 110 Orangutan ke Indonesia
Minggu, 28 Nov 2004 21:45 WIB
Yogyakarta -
Thailand berniat mengembalikan 110 ekor orangutan (Pongo Pygameus) milik Safari Wolrd Bangkok yang saat ini dibawah pengawasan Kepolisian Kehutanan Thailand. Hanya saja, sebelum melepaskan hewan primata ke habibat asli, Thailand ingin mengetahui secara jelas kesiapan dan keseriusan Indonesia menangani perdagang ilegal satwa.Hal itu dikatakan oleh Kepala Kepolisian Kehutanan Thailand Mayor Jenderal General Swake Pinsinchai yang didampingi Edwin Wiek dari Wildlife Friends of Thailand kepada wartawan di Hotel Melia Purosani, Jl. Suryotomo Yogyakarta, Minggu (28/11/2004)."Kami siap membantu proses kembalinya orangutan ke habitat asal. Kami ke sini Indonesia - red) untuk melihat dari dekat lokasi untuk menampung orangutan dari Thailand," kata Swake.Selain itu kata Swake, pihaknya juga ingin melihat kesiapan dan keseriusan Indonesia menangani bersama kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal satwa terutama orangutan. "Kami ingin ada jaminan bahwa Indonesia siap menerima ratusan orangutan. Setelah melihat lokasi penampungan baru akan kita putuskan apakah akan dipulangkan atau tidak," jelas Swake.Swake mengharapkan, antara Thailanda dengan Indonesia bersungguh-sungguh dalam kerjasama menangani kasus ini. Bukti bahwa Thailand serius akan mengembalikan itu dengan melakukan tes DNA dan tes bulu untuk membuktikan, apakah orangutan itu asli Indonesia atau hasil pengembang-biakan di kebun binatang."Hasil peninjauan ke Indonesia ini akan kami laporkan ke pemerintahan Thailand untuk menentukan apakah orangutan itu akan segera dikembalikan secepatnya atau tidak," ujar Swake lagi.Swake mengaku, dalam menangani kasus orangutan asal Kalimantan ini, pihaknya banyak mendapat hambatan terutama dari pihak pengelola kebun binatang yang saat ini punya 115 orangutan. Namun pihaknya mendapat bantuan dan dukungan penuh dari Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra. "Contohnya pertunjukkan Thai Boxing orangutan di Safari World sudah dilarang pemerintah," katanya.Sementara itu, Direktur Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Dr Willie Smits mengatakan, pemerintah Indonesia siap menerima ratusan orangutan dari Thailand. Untuk menampung orangutan itu, pihaknya telah menyiapkan dan menambah areal lahan penampungan di Kalimantan Tengah untuk melepas-liarkan ke habitat asalnya."Kita ingin orangutan itu segera dipulangkan dan kita sudah siapkan lahan untuk menampung 3 ribu orangutan pun masih bisa di Kalimantan Tengah," kata Smits.
(zal/)










































