5 Kontainer HP Nokia Selundupan Masih Diawasi Bea Cukai

5 Kontainer HP Nokia Selundupan Masih Diawasi Bea Cukai

- detikNews
Minggu, 28 Nov 2004 14:26 WIB
Jakarta - Dirjen Bea Cukai Edy Abdurrahman mengaku pihaknya menemukan lima kontainer yang didalamnya diduga berisi selundupan handphone Nokia. Sejauh ini, kelima kontainer itu masih berada di kawasan pelabuhan dan dalam pengawasan Bea Cukai. "Saya sudah cek ke lapangan. Kakanwil IV Tanjung Priok juga sudah memberikan laporan dan memberikan klarifikasi ke Blora Center yang menyatakan bahwa ditemukan lima kontainer yang diduga di dalamnya berisi HP. Saat ini, kelimanya masih berada di kawasan pelabuhan dan dalam pengwasan Bea Cukai," kata Edy kepada wartawan di kantor Departemen Keuangan, Lapangan Banteng, Minggu (28/11/2004). Menurut Edy, Kanwil IV juga telah melakukan analisis intelijen terhadap dua kontainer yang saat ini telah diajukan pemberitahuan impor barangnya (PIB). Berdasakan analisa itu, PIB dua kontainer itu dikategorikan dalam jalur merah. "Artinya, importasi tersebut harus dilakukan pemeriksaan fisik. Sayangnya, hingga saat ini, impotir yang bersangkutan belum hadir untuk dilakukan penmeriksaan fisik," kata dia. Bea CUkai, lanjut Edy, telah melakukan pemeriksaan dengan auto scan terhadap kontainer itu. "Di situ, ada indikasi bahwa sebagian kontainer berisi HP. padahal, PIB-nya menyebutkan kontainer berisikan spare part dan electric part. Menyangkut tiga kontainer lainnya yang belum ada PIB-nya, menurut Edy, keseluruhannya juga masih berada di pelabuhan. Bea Cukai belum bisa mengkategorikan ketiga kontainer itu legal atau ilegal. "Karena perlu dicocokan dulu, antara PIB dan isi kontainer," kata dia. Sebelumnya, Blora Center, lembaga yang sebelumnya terkait mendukung pencalonan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membeberkan bahwa ada ribuan HP merek Nokia berbagai tipe di lima kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok. HP-HP ini merupakan HP selundupan. Negara diduga dirugikan Rp 100 miliar. (asy/)


Berita Terkait