"Tidak ada itu, itu cuma isu. Kalau saya tidak mau menanggapinya juga tidak masalah, tapi saya hargai kerja jurnalistik," kata Rano saat ditemui detikcom di Pendopo Wakil Gubernur di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Palima Serang, Selasa (7/1/2014).
Rano mengaku dirinya mau menjadi calon wakil gubernur dulu adalah atas perintah partai. "Itu kan perintah partai, maka saya harus patuh lah," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara logika saja TPS di Banten ini kan 16 ribu, dikalikan 2 orang saksi dikalikan Rp.100 ribu misalkan, sudah Rp.3,2 miliar. Itu baru saksi saja belum atribut dan yang lainnya," tandasnya.
Rano kemudian menjelaskan bahwa dana untuk pemenangan dan operasional waktu pilgub dibagi bersama Atut dan dirinya.
"Kalau untuk itu (operasional), saya juga ikut keluar lah. Itu kan dibagi bersama semuanya," tegasnya.
(ndr/ndr)










































