Buka Muktamar NU, SBY Tak Sempat Bertemu Gus Dur
Minggu, 28 Nov 2004 09:36 WIB
Boyolali - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Minggu (28/11/2004) pukul 08.30 WIB membuka Muktamar Nahdalatul Ulama (NU) ke-31 di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Saat membuka acara, SBY tidak sempat bertemu langsung dengan Gus Dur karena Gus Dur memilih duduk di bangku belakang dan bukan di bangku yang telah disediakan di dekat SBY.Aksi Gus Dur itu sebagai bentuk protes atas tidak diundangnya sejumlah kiai sepuh pada cara Muktamar NU itu. Gus Dur datang berjalan kaki dengan diiringi ratusan pendukungnya. Tampak berada di sekitar Gus Dur, istrinya Sinta Nuriyah, anaknya Yeni, dan Adie Massardi.Dalam sambutannya, SBY mengatakan, peran dan jasa para tokoh NU turut andil dalam menempatkan inti dasar kehidupan bernegara. "Peran NU dalam membangun bangsa harus terus berlanjut. Saya percaya peran itu akan akan terus sampai ke masa yang akan datang," katanya.SBY percaya sepenuhnya, pimpinan ulama NU setapak demi setapak tapi pasti akan membangun negara dengan tidak kenal lelah. "Saya berharap muktamar ini dapat berjalan lancar dan sesuai agenda organisasi," kata SBY. Setelah memberikan sambutan, SBY langsung memukul gong sebagai tanda dimulainya acara muktamar. Sebelumnya, acara juga diisi oleh sambutan ketua panitia Ahmad Bagja, Rois Am PBNU Sahal Mahfud dan sambutan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi.SBY setelah acara selesai langsung meninggalkan lokasi menuju bandara untuk kemudian terbang menuju Laos unttuk mengikuti KTT Asean. IKut bersama rombongan Presiden SBY, antara lain Mensesneg, Yusril Ihza Mahendra, Menag, Ketua DPR Agung Laksono.Saat acara akan dimulai, peserta muktamar sempet dikejutkan oleh aksi seorang ibu yang histeris yang ingin bertemu istri SBY. Ibu itu menerjang penjagaan dengan meronta-ronta. Akhirnya ibu tersebut, berhasil mendekati istri SBY, menyalaminya dan menangis. Setelah bersalaman, ibu tersebut kembali dibawa keluar oleh Banser NU.Sementara itu, warga NU yang datang ke lokasi acara telah datang sejak 06.00 pagi. Sekitar 4000 orang sudah memasuki pintu gerbang asrama haji Donohudan, sementara yang lainnya masih berada di luar. Sedangkan di luar dan di dalam tempat acara penjagaan sangat ketat. Ratusan anggota polisi dan Banser NU, pasukan berkuda dan anjing pelacak ikut menjaga jalannya muktamar ini.Di sekitar acara juga terdapat sejumlah spanduk dan poster yang isinya memojokan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi.
(mar/)











































