Presiden Buka Muktamar NU

Presiden Buka Muktamar NU

- detikNews
Minggu, 28 Nov 2004 07:11 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Minggu (28/11/2004) pukul 10.00 WIB akan membuka Muktamar Nahdalatul Ulama (NU) ke-31 di Asrama Haji Donohudan Boyolali. SBY saat ini juga telah bertolak dari Bandara Halim Perdanakusumah menuju tempat acara muktamar digelar.Presiden dijadwalkan tiba di tempat acara sekitar pukul 09.30 WIB dan kemudian memberikan sambutannya. Dia hanya berada kurang dari satu jam di arena muktamar, dan sekitar pukul 10.30 WIb akan meninggalkan acara, untuk melanjutkan penerbangan ke Laos mengikuti KTT Asean digelar di Vientienne.Agenda paling penting dari Muktamar ini adalah laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PBNU, Hasyim Muzadi dan pemilihan ketua umum PBNU yang baru. Hasyim Muzadi berencana untuk maju kembali mendudduki jabatan itu.Sebelum acara digelar, rencananya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bersama sejumlah pengikutnya berniat melakukan aksi jalan kaki sejauh 500 meter sebelum pintu gerbang Asrama Haji Donohudan Boyolali. Aksi akan dilakukan pukul 08.15 WIB, sesaat sebelum kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Menurut Gus Dur, aksi itu sebagai protes kepada panitia muktamar karena sebagian kiai sepuh tidak diundang ke acara muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Kiai yang tak diundang antara lain, KH Yusuf Hasyim (Jogja), KH Muhaiminan Gunardjo (Magelang), KH Ahmad Sofyan (situbondo) dan KH Khotib Umar (Jember)."Aksi ini sebagai bagian dari protes saya karena kiai sepuh tidak diundang ke acara muktamar tahun ini. Padahal mereka harus hadir karena peran kiai NU sangat menentukan," ujar Gus Dur di Hotel Lorr Inn, Surakarta kepada wartawan, Sabtu (27/11/2004), tadi malam.Gus Dur menuding panitia muktamar sengaja tidak mengundang para kiai sepuh karena ketakutan acara muktamar NU nantinya bisa melenceng dari agenda mereka. Panitia disebutnya berniat menggolkan Ketum PBNU KH Hasyim Muzadi saat ini, untuk kembali menjadi Ketum PBNU 2004-2009.Soal aksinya itu, Gus Dur tak menyebutkan berapa orang yang akan mengikutinya 'berunjuk rasa.' Namun Gus Dur memastikan, sejumlah kiai terkemuka akan ikut dalam aksi protes tersebut. Ditunjuk sebagai pimpinan aksi adalah KH Nurul Huda. (mar/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads