Korban Tewas Tabrakan KA dan Kijang Dibawa Pulang
Sabtu, 27 Nov 2004 22:17 WIB
Jakarta - Sebelas korban tewas tabrakan maut antara KA Kamandanu dengan mobil Kijang di Tegal Sabtu (27/11/2004) malam ini sudah dibawa ke rumahnya dari RS Texin, Tegal. Polisi juga sudah menarik bangkai mobil Kijang ke Polres Tegal untuk diamankan sebagai barang bukti.Demikian diungkapkan, Kasat Lantas Polres Tegal AKP Yudi Trawan saat dihubungi detikcom melalui telepon di Tegal, Sabtu (27/11/2004).Nama-nama korban yang tewas akibat tabrakan maut itu antara lain, Sobirin (50), Rofiah (42), Mamik (27), Wiwis (17), Umaroh (20), Siti Barkah (22), Azis (15), Andika (3), Rosidah (45) dan Umi (2). Korban langsung dibawa ke rumahnya masing-masing yang berada di Tegal.Yudi belum bisa memastikan apa penyebab tabrakan antara KA Kamandanu dan Kijang itu dikarenakan oleh mesin Kijang yang mati akibat gelombang elektomagnetik dari rel kereta. "Kita belum bisa memastikan karena masih dalam penyelidikan. Tapi yang jelas di jalur itu tidak ada palang pintu relnya," kata Yudi.Sebenarnya kata Yudi, si pengemudi sudah diingatkan oleh tukang parkir kalau ada kereta yang akan lewat. "Tapi peringatan itu tidak digubris," katanya.Kejadian tersebut bermula dari KA Kamandanu dengan masinis Sudarto dan pembantu masinis Budiono berjalan dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang). Setibanya di perlintasan tanpa palang pintu, mendadak muncul mobil Kijang yang berpenumpang 12 orang. Mereka baru pulang mengantar Triana Sari, yang habis di wisuda di Akademi Perawatan (Akprer) Bramada, Slawi, Tegal.Tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Mobil yang dikemudikan Sobirin itu sempat terseret beberapa meter sebelum akhirnya berhenti. Akibatnya dari 12 orang penumpang Kijang sebanyak 11 orang tewas. Hanya satu orang yang mengalami luka-luka yakni, Triana Sari.
(mar/)











































