Sempat Padam, Api Kembali Berkobar di KM Sumber Mutiara

Sempat Padam, Api Kembali Berkobar di KM Sumber Mutiara

- detikNews
Senin, 06 Jan 2014 18:27 WIB
Sempat Padam, Api Kembali Berkobar di KM Sumber Mutiara
Manado - Kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) MT Sumber Mutiara yang terbakar pekan lalu di Pelabuhan Tagulandang Kabupaten Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) Sulawesi Utara, kembali terbakar sore tadi. Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian kapal yang sudah jadi bangkai.

"Kapalnya terbakar lagi sore tadi. Mungkin masih ada sisa api di dalam kapal dan kemudian menyala," ujar Kasi Operasi Basarnas Manado, Danang P kepada detikcom, Senin (6/1/2014).

Dia mengatakan, anggotanya terkejut melihat api yang kembali muncul dan membesar dari badan kapal saat melakukan pencarian satu korban yang belum ditemukan. Satu korban bernama Olden Lala (53) berhasil ditemukan mengambang di bawah dermaga dalam keadaan sudah meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apinya malah lebih besar lagi dari kebakaran yang pertama. Malah kapalnya sudah tenggelam. Pukul 18.00 WITA tadi seluruh badan kapal sudah masuk dalam air," terang Danang.

Lanjutnya, Basarnas bersama TNI/Polri serta Pertamina Bitung, sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api, meski hanya menggunakan peralatan sederhana. Foam dari Pertamina yang digunakan untuk memadamkan api, tidak mampu menjinakkan kobaran.

"Tuhan berkehendak lain kalau kapal itu harus terbakar lagi dan tenggelam. Tapi kami tetap akan melakukan pencarian satu korban yang belum ditemukan," jelas Danang lagi.

Informasi yang diterima detikcom, satu korban meninggal yang sudah ditemukan sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Bitung menggunakan feri milik Pelni, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Prof dr RD Kandou Malalayang Manado untuk diautopsi.

Sebelumnya, kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) MT Sumber Mutiara, terbakar di Pelabuhan Tagulandang Kabupaten Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) Sulawesi Utara, Jumat (3/1/2014) pukul 08.00 WITA.

Kapal bermuatan minyak tanah, solar dan premium sekitar 700 kilo liter (KL) meledak dan terbakar. Dari dugaan sementara, kebakaran diakibatkan oleh percikan api dari mesin alkon penyedot BBM dari kapal ke darat.

(rmd/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads